<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366</id><updated>2012-02-16T04:43:09.560-08:00</updated><category term='Wali di Lamongan'/><category term='Fenomena Waduk Gondang'/><category term='Wingko Bukan Asli Semarang'/><category term='Pahlawan Lamongan'/><category term='Gajahmada Dari Lamongan..?'/><category term='Babat Kota Metropolis'/><category term='Kecamatan Sekaran'/><category term='Wisata Bahari Lamongan'/><category term='Kontrovesi  Dewi Sekardadu'/><category term='Maharani Zoo'/><category term='Sejarah Kota Babat'/><category term='kilas sejarah'/><category term='Sejarah Bupati Lamongan'/><category term='Nama dan Sifat Orang Lamongan'/><category term='Amrozi dan Lamongan'/><category term='Tari di Lamongan'/><category term='Hari Jadi lamongan'/><category term='panji laras dan lamongan'/><category term='Sejarah Lamongan dan Kecamatannya'/><category term='Asal Muasal Soto'/><category term='Makna Lambang Lamongan'/><category term='Hari Jadi Lamongan 2009'/><category term='Alamat Hotel dan Makanan'/><category term='Kenapa Bernama Maharani..?'/><title type='text'>mengenal kota lamongan</title><subtitle type='html'>ini lamongan bung...!! mari bersahabat dengan orang lamongan</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>24</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-5167272431038248136</id><published>2009-12-16T02:24:00.000-08:00</published><updated>2009-12-16T02:54:32.678-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Nama dan Sifat Orang Lamongan'/><title type='text'>Nama dan Sifat Orang Lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Syi8K2MP02I/AAAAAAAAAj8/sAD689RzMPo/s1600-h/1396610838_4577c1598f.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Syi8K2MP02I/AAAAAAAAAj8/sAD689RzMPo/s200/1396610838_4577c1598f.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415785446444618594" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Nama Lamongan berasal dari kata “Lamong” bahasa Jawa Kuno menjadi Lamongan, seperti Surabaya menjadi Surabayan, Madura menjadi Maduran, Sawah menjadi Sawahan, Semarang menjadi Semarangan, Tuban menjadi Tubanan dll. Lamong berarti gila, meraban, meracau, gila asmara, tergesa-gesa, tipis, tembus pandang, cepat, (ekstrem kan artinya?) menurut kamus bahasa Jawa. Lamong terdiri dari dua suku kata, yaitu “la” dan “among” bahasa Sansekerta (Jawa Kuno) yaitu la = panjang, sulit ; among = memelihara, menguasai, melindungi, membina, mengayomi. Tapi arti sesungguhnya adalah "sulit dikuasai"&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kata “Lamongan” banyak dipakai orang antara lain nama Plamongan di Semarang, Kali Lamong dan desa Lamongrejo di Kecamatan Ngimbang, dan ada Gunung Lamongan. Dengan penjelasan bahwa Gunung Lamongan ditempati makam salah seorang Tumenggung Lamongan yang anti Belanda, juga merupakan gunung berapi yang kawahnya selalu berpindah menjadi Ranu.&lt;br /&gt;Sifat orang Lamongan mengutamakan kebersamaan, suka berjuang, ulet berkerja, agamis, terbuka, halus, perasaan, jujur, penuh tanggung jawab, dan petualang (bangga kan jadi orang Lamongan?). Namun, kadang kala kaku dan kasar bila tidak diajak musyawarah, suka merantau, berani membela sebuah kejujuran, tidak garang, dan suka membantu (ehem). Bahasa orang Lamongan adalah bahasa pesisir yang lugas penuh dialek Osing, Madura, Jawa Ngoko, diwarnai budaya Arek atau Bocah (Singosari atau Majapahit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang Lamongan suka berjuang, hal ini dapat dibuktikan bahwa zaman Majapahit orang Lamongan banyak yang menjadi pasukan tempur Majapahit sejak kekuasaan komando Mahapatih Gaja Mada sebagai pasukan darat dan laut. Adipati Unus waktu menyerang Malaka 1513 M dibantu orang Lamongan yang dinamakan Pangeran Sabrang Lor yang kini makamnya berada di Banten. Perang melawan sekutu tanggal 10 November 1945 di Surabaya juga banyak orang Lamongan yang ambyur dalam perjuangan ini dalam laskar Hizbullah-Sabillilah. Tahun 1966 juga tidak sedikit andil perjuangan rakyat untuk ikut menumpas pemberontakan PKI dalam G.30S/PKI sampai ke akar-akarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang tambah bangga kan menyandang gelar “warga Lamongan” ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Catatan&lt;/span&gt; :.... &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ini hanyalah merupakan hitung-hitungan sistematis tentang nama, sifat dari historis. Dan kami yakin setiap daerah mempunyai keunggulan nama dan sifat dari sejarah daerah itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-5167272431038248136?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/5167272431038248136/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/12/nama-dan-sifat-orang-lamongan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/5167272431038248136'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/5167272431038248136'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/12/nama-dan-sifat-orang-lamongan.html' title='Nama dan Sifat Orang Lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Syi8K2MP02I/AAAAAAAAAj8/sAD689RzMPo/s72-c/1396610838_4577c1598f.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-5579447330175474498</id><published>2009-12-16T02:05:00.000-08:00</published><updated>2009-12-16T02:15:55.301-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Kota Babat'/><title type='text'>Sejarah Kota Babat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Syiy8kqULeI/AAAAAAAAAjk/l3zR8-JJavs/s1600-h/180px-Prasasti_tugu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 180px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Syiy8kqULeI/AAAAAAAAAjk/l3zR8-JJavs/s400/180px-Prasasti_tugu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415775305616076258" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Desa Babat kecamatan Babat ditengarahi terjadi perang Bubat, sebab saat itu babat salah satu tempat penyeberangan diantar 42 temapt sepanjang aliran bengawan Solo. Berita ini terdapat dalam Prasasti Biluluk yang tersimpan di Musium Gajah Jakarta, berupa lempengan tembaga serta 39 gurit di Lamongan yang tersebar di Pegunungan Kendeng bagian Timur dan beberapa tempta lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;Artikel Perang Bubat :&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Bubat"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Perang_Bubat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Deskripsi Prasasti Biluluk Tentang Perang Bubat :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;..................... &lt;/span&gt;Hayam Wuruk dinobatkan sebagai raja tahun 1350 dengan gelar Śri Rajasanāgara. Gajah Mada tetap mengabdi sebagai Patih Hamangkubhūmi (mahāpatih) yang sudah diperolehnya ketika mengabdi kepada ibunda sang raja. Di masa pemerintahan Hayam Wuruk inilah Majapahit mencapai puncak kebesarannya. Ambisi Gajah Mada untuk menundukkan nusantara mencapai hasilnya di masa ini sehingga pengaruh kekuasaan Majapahit dirasakan sampai ke Semenanjung Malaysia, Sumatera, Kalimantan, Maluku, hingga Papua. Tetapi Jawa Barat baru dapat ditaklukkan pada tahun 1357 melalui sebuah peperangan yang dikenal dengan peristiwa Bubat, yaitu ketika rencana pernikahan antara Dyah Pitalokā, puteri raja Pajajaran, dengan Hayam Wuruk berubah menjadi peperangan terbuka di &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;lapangan Bubat &lt;/span&gt;( &lt;span style="font-style: italic;"&gt;daerah yang sangat strategis di pinggiran aliran bengawan solo, dan dipastikan 90% lokasinya adalah&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;desa Babat&lt;/span&gt; ), yaitu sebuah lapangan di ibukota kerajaan yang menjadi lokasi perkemahan rombongan kerajaan tersebut. Akibat peperangan itu Dyah Pitalokā bunuh diri yang menyebabkan perkawinan politik dua kerajaan di Pulau Jawa ini gagal. Dalam kitab Pararaton disebutkan bahwa setelah peristiwa itu Hayam Wuruk menyelenggarakan upacara besar untuk menghormati orang-orang Sunda yang tewas dalam peristiwa tersebut. Perlu dicatat bawa pada waktu yang bersamaan sebenarnya kerajaan Majapahit juga tengah melakukan eskpedisi ke Dompo (Padompo) dipimpin oleh seorang petinggi bernama Nala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah peristiwa Bubat, Mahāpatih Gajah Mada mengundurkan diri dari jabatannya karena usia lanjut, sedangkan Hayam Wuruk akhirnya menikah dengan sepupunya sendiri bernama Pāduka Śori, anak dari Bhre Wĕngkĕr yang masih terhitung bibinya. (sumber: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;clubbing Majapahit&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-5579447330175474498?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/5579447330175474498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/12/sejarah-kota-babat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/5579447330175474498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/5579447330175474498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/12/sejarah-kota-babat.html' title='Sejarah Kota Babat'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Syiy8kqULeI/AAAAAAAAAjk/l3zR8-JJavs/s72-c/180px-Prasasti_tugu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-8504912892783375084</id><published>2009-05-31T06:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-31T06:58:20.071-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Jadi Lamongan 2009'/><title type='text'>Menuturkan Sejarah Lamongan Lewat Pawai Budaya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SiKLvXXS4VI/AAAAAAAAAhc/YPQHp8fRTM0/s1600-h/pawai_lamongan.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SiKLvXXS4VI/AAAAAAAAAhc/YPQHp8fRTM0/s200/pawai_lamongan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5341985753856663890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menuturkan sejarah kota tidak harus dipaparkan lewat cerita lisan atau dengan bacaan. Pawai Budaya dalam perayaan Hari Jadi ke-440 tahun Lamongan menjadi sebuah sarana menuturkan sejarah Kabupaten Lamongan. Langkah ini merupakan bentuk kreasi seni sekaligus mengisahkan cikal bakal Lamongan tempo dulu.&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Drama kolosal yang dikemas dalam pawai budaya kali ini mengambil start di depan Pendapa Lokatantra Lamongan, dibuka dengan drama tari yang menceritakan lintasan sejarah Lamongan. Drama tari ini dibawakan 80 mahasiswa asal Lamongan yang menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tarian yang mengisahkan sejarah Kabupaten Lamongan terbagai dalam tiga babak utama, yakni era Kerajaan Majapahit, era Kerajaan Demak Bintoro hingga diwisudanya Rangga Hadi sebagai Adipati pertama Lamongan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Babak pertama mengisahkan era Kerajaan Mjapahit di Lamongan yang ditandai dengan adanya Prasasti Bululuk (sekarang Bluluk). Prasasti itu menegaskan bahwa daerah yang bernama Bululuk adalah bumi mardikan. Di tanah atau bumi perdikan yang masyarakatnya dibebaskan dari tarikan pajak (upeti) oleh Kerajaan Majapahit.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada babak kedua beralih pada masa berkembangnya agama Islam di era Kerajaan Pajang hingga Kerajaan Demak Bintoro. Pada era inilah bangsa Portugis datang untuk menjajah Indonesia. Masa itu pecah perang melawan Kerajaan Demak Bintoro. Pada babak ini para penari menggambarkannya dengan Tari Kuntulan yang kental dengan budaya Islam dengan paduan suasana musik hadrah nan rancak.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Drama tari ditutup dengan babak diwisudanya Rangga Hadi, pemuda asal Dusun Cancing (Ngimbang) menjadi Adipati pertama Lamongan dengan dengan gelar Tumenggung Surajaya oleh Sunan Giri IV dari Mapel (Gresik). Pelantikan Rangga Hadi berlangsung pada 10 Dzulhijah atau 26 Mei 1569 Masehi bertepatan dengan Hari Idul Adha tersebut sebagai bagian dari strategi untuk menangkal masuknya Portugis.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Peserta pawai budaya kali ini dari 27 kecamatan di Lamongan dengan menampilkan 34 sajian budaya tersebut. Bupati Lamongan Masfuk dengan Wakil Bupati Tsalits Fahami Zaka serta Ketua DPRD Makin Abbas bersama istri turut ambil bagian memeriahkan pawai. Mereka berpakaian lengkap ala raja Jawa dan permaisuri. Sekretaris Kabupaten Lamongan Fadeli dan pejabat lainnya berpakaian adat khas Jawa Timuran lengkap.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bupati Lamongan Masfuk sangat mengapresiasi pagelaran pawai budaya yang menampilkan berbagai kesenian yang bersumber dari nilai-nilai budaya lokal. Gelaran budaya seperti itu penting untuk perkembangan budaya lokal seiring dengan tumbuhnya wisata di Lamongan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masfuk berharap, budaya lokal yang ditampilkan mampu menarik animo generasi muda agar mampu mempertahankan dan mengembangkan budaya lokal Lamongan. Di masa mendatang saya berharap akan muncul seni-seni baru dari budaya lokal Lamongan, katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sehari sebelumnya ada tiga prosesi sakral mewarnai puncak peringatan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke- 440 Lamongan. Prosesi itu menyangkut pembukaan selubung lambang daerah dan pemasangan Oncer Sesanti Memayu Raharjaning Praja di Gedung DPRD, upacara HJL di alun-alun Kota Lamongan dan Penyemayaman Lambang Daerah di Pendapa Lokatantra.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di Gedung DPRD Lamongan, Ketua DPRD Lamongan Makin Abbas melakukan prosesi membuka selubung pataka lambang daerah dilanjutkan dengan Oncer Sesanti Memayu Raharjaning Praja lalu diserahkan kepada Bupati Lamongan Masfuk. Selanjutnya, Bupati, Wakil Bupati Tsalits Fahami dan Sekkab Fadeli bersama muspida berjalan kaki mengiringi lambang daerah menuju lapangan upacara alun-alun Kota Lamongan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Masfuk menginginkan agar momentum peringatan Hari Jadi ke-440 Lamongan bisa memberi makna lebih, tidak hanya sebatas peringatan seremonial semata. Makna lain itu berarti membangkitkan rasa optimisme dan percaya diri dengan terus berusaha mengejawantahkannya dengan kerja keras dan doa. Kerja keras dan doa itulah sesungguhnya cikal bakal daerah ini dibangun, katanya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di usia ke-440 tahun Lamongan, beberapa keberhasilan pemerintah bersama masyarakat telah diwujudkan. Di Lamongan, penurunan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Timur yakni mencapai 24,25 persen. Pendapatan perkapita masyarakat naik menjadi Rp 5,6 juta pada 2008. Meski demikian, sektor pembangunan infrastruktur seperti jalan poros desa tetap menjadi komitmen pemerintah untuk dituntaskan, paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Prosesi penyemayaman lambang daerah di Pendapa Lokatantra setempat ditandai dengan pelepasan Oncer Sesanti Memayu Raharjaning Praja dan penutupan selubung lambang daerah oleh Ketua DPRD. Sebelumnya, prosesi di pendapa diisi dengan pembacaan sejarah HJL oleh sesepuh Lamongan, Sudikno. Semangat Hari Jadi ke-440 Lamongan diharapkan menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan pencapaian kemajuan Lamongan secara menyeluruh, dan merata. Esensi akhirnya kesejahteraan masyarakat harus tetap dikedepankan. Selamat hari jadi ke-440.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan prosesi hari jadi lamongan yang ke-440 dan dirayakan dengan festival budaya semoga menjadi daya tarik wisata...ini lamongan bung..!!!  kota yang bersahabat dan memikat..!!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-8504912892783375084?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/8504912892783375084/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/05/menuturkan-sejarah-lamongan-lewat-pawai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/8504912892783375084'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/8504912892783375084'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/05/menuturkan-sejarah-lamongan-lewat-pawai.html' title='Menuturkan Sejarah Lamongan Lewat Pawai Budaya'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SiKLvXXS4VI/AAAAAAAAAhc/YPQHp8fRTM0/s72-c/pawai_lamongan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-7104554378205840882</id><published>2009-05-14T08:20:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T08:33:18.758-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tari di Lamongan'/><title type='text'>Tari-Tari di Lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lamongan mempunyai banyak kesenian ..diantaranya Tari Boran yang terkenal dan telah membawa nama Lamongan menjadi harum di kalangan lomba tari nasional, dikarenakan berhasil menjadi juara umum nasional dalam parade tari nusantara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;img style="height: 249px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Sego_boran.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 254px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Sego_boran2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tari Sego Boran&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disamping tari boran, banyak juga tari-tari khas pesisir lamongan yang sebagian sudah bercampur dengan budaya daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;font-size:-1;color:#000000;"&gt; &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img style="height: 244px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Jaran_Sepaplok.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 248px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Jaran_Sepaplok2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tari Jaran Sepaplok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 249px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Kuda_Budaya.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 252px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Kuda_Budaya2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 252px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Kuda_Budaya3.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;Tari Kuda Budaya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 252px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Reog1.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 258px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Reog2.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 258px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Reog3.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 258px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Reog4.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;Tari Reog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;img style="height: 372px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Sandur_bromo_budoyo21.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;Sandur Bromo Budoyo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="height: 246px;" alt="" src="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Sunan_giri.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;Fragmen Sunan Giri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-7104554378205840882?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/7104554378205840882/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/05/tari-tari-di-lamongan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7104554378205840882'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7104554378205840882'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/05/tari-tari-di-lamongan.html' title='Tari-Tari di Lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-6681467478859182388</id><published>2009-04-30T05:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T04:42:40.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Lamongan dan Kecamatannya'/><title type='text'>Sejarah Lamongan dan Kecamatan-nya</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Sfmelz8YC-I/AAAAAAAAAe8/iebOAF8-MQw/s1600-h/mojopahit_lamongan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 108px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Sfmelz8YC-I/AAAAAAAAAe8/iebOAF8-MQw/s200/mojopahit_lamongan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5330466006405483490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Dulu Lamongan merupakan Pintu Gerbang ke Kerajaan Kahuripan, Kerajaan Panjalu, Kerajaan Jenggala, Kerajaan Singosari atau Kerajaan Mojopahit, berada di Ujung Galuh, Canggu dan kambang Putih ( Tuban). Setelah itu tumbuh pelabuhan Sedayu Lawas dan Gujaratan (Gresik), merupakan daerah amat ramai , sebagai penyambung hubungan dengan Kerajaan luar Jawa bahkan luar Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur, Di &lt;a href="http://lamongan.go.id/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; berkembang Kerajaan kecil Malawapati ( kini dusun Melawan desa Kedung Wangi kecamatan Sambeng ) dipimpin Raja Agung Angling darma dibantu Patih Sakti Batik Maadrim termasuk kawasan Bojonegoro kuno. Saat ini masih tersimpan dengan baik, Sumping dan Baju Anglingdarma didusun tersebut. Di sebelah barat berdiri Kerajaan Rajekwesi di dekat kota Bojonegoro sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Kerajaan Majapahit dipimpin Raja Hayam Wuruk (1350 -1389) kawasan kanan kiri Bengawan Solo menjadi daerah Pardikan. Merupakan daerah penyangga ekonomi Mojopahit dan jalan menuju pelabuhan Kambang Putih. Wilayah ini disebut Daerah Swatantra Pamotan dibawah kendali Bhre Pamotan atau Sri Baduga Bhrameswara paman Raja Hayam Wuruk ( Petilasan desa Pamotan kecamatan Sambeng ), sebelumnya. Di bawah kendali Bhre Wengker ( Ponorogo ). Daerah swatantra Pamotan meliputi 3 kawasan pemerintahan Akuwu , meliputi Daerah Biluluk (Bluluk) Daerah Tenggulunan (Tenggulun Solokuro) , dan daerah Pepadhangan (Padangan Bojonegoro).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut buku Negara Kertagama telah berdiri pusat pengkaderan para cantrik yang mondok di Wonosrama Budha Syiwa bertempat di Balwa (desa Blawi Karangbinangun) , di Pacira ( Sendang Duwur Paciran), di Klupang (Lopang Kembangbahu) dan di Luwansa ( desa Lawak Ngimbang). Desa Babat kecamatan Babat ditengarahi terjadi perang Bubat, sebab saat itu babat salah satu tempat penyeberangan diantar 42 temapt sepanjang aliran bengawan Solo. Berita ini terdapat dalam Prasasti Biluluk yang tersimpan di Musium Gajah Jakarta, berupa lempengan tembaga serta 39 gurit di &lt;a href="http://lamonganantihacker.forumotion.net/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; yang tersebar di Pegunungan Kendeng bagian Timur dan beberapa temapt lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjelang keruntuhan Mojopahit tahun 1478M, Lamongan saat itu dibawah kekuasaaan Keerajaan Sengguruh (Singosari) bergantian dengan Kerajaan Kertosono (Nganjuk) dikenal dengan kawasan Gunung Kendeng Wetan diperintah oleh Demung, bertempat disekitar Candi Budha Syiwa di Mantup. Setelah itu diperintah Rakrian Rangga samapi 1542M ( petilasan di Mushalla KH.M.Mastoer Asnawi kranggan kota Lamongan ). Kekuasaan Mojopahit di bawah kendali Ario Jimbun (Ariajaya) anak Prabu Brawijaya V di Galgahwangi yang berganti Demak Bintoro bergelar Sultan Alam Akbar Al Fatah ( Raden Patah ) 1500 – 1518, lalu diganti anaknya, Adipati Unus 1518 -1521 M , Sultan Trenggono 1521 – 1546 M.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam mengembangkan ambisinya, sultan Trenggono mengutus Sunan Gunung Jati ( Fatahilah ) ke wilayah barat untuk menaklukkan Banten, Jayakarta, danCirebon. Ke timur langsung dpimpin Sultan sendiri menyerbu Lasem, Tuban dan Surabaya sebelum menyerang Kerajaan Blambangan ( Panarukan). Pada saat menaklukkan Surabaya dan sekitarnya, pemerintahan Rakryan Rangga Kali Segunting ( Lamong ), ditaklukkan sendiri oleh Sultan Trenggono 1541 . Namun tahun 1542 terjadi pertempuran hebat antara pasukan Rakkryan Kali Segunting dibantu Kerajaan sengguruh (Singosari) dan Kerajaan Kertosono Nganjuk dibawah pimpinan Ki Ageng Angsa dan Ki Ageng Panuluh, mampu ditaklukkan pasukan Kesultanan Demak dipimpin Raden Abu Amin, Panji Laras, Panji Liris. Pertempuran sengit terjadi didaerah Bandung, Kalibumbung, Tambakboyo dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1543M, dimulailah Pemerintahan Islam yang direstui Sunan Giri III, oleh Sultan Trenggono ditunjuklah R.Abu Amin untuk memimpin Karanggan Kali Segunting, yang wilayahnya diapit kali Lamong dan kali Solo. Wilayah utara kali Solo menjadi wilayah Tuban, perdikan Drajat, Sidayu, sedang wilayah selatan kali Lamong masih menjadi wilayah Japanan dan Jombang. Tahun 1556 M R.Abu Amin wafat digantikan oleh R.Hadi yang masih paman Sunan Giri III sebagai Rangga Hadi 1556 -1569M Tepat hari Kamis pahing 10 Dzulhijjah 976H atau bertepatan 26 mei 1569M, Rangga Hadi dilantik menjadi Tumenggung Lamong bergelar Tumenggung Surajaya ( Soerodjojo) hingga tahun 1607 dan dimakamkan di Kelurahan Tumenggungan kecamatan Lamongan dikenal dengan Makam Mbah Lamong. Tanggal tersebut dipakai sebagai Hari Jadi Lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945, daerah Lamongan menjadi daerah garis depan melawan tentara pendudukan Belanda, perencanaan serangan 10 Nopember Surabaya juga dilakukan Bung Tomo dengan mengunjungi dulu Kyai Lamongan dengan pekikan khas pembakar semangat Allahu Akbar. Lamongan yang dulunya daerah miskin dan langganan banjir, berangsur-angsur bangkit menjadi daerah makmur dan menjadi rujukan daerah lain dalam pengentasan banjir. Dulu ada pameo “ Wong Lamongan nek rendeng gak iso ndodok, nek ketigo gak iso cewok “ tapi kini diatasi dengan semboyan dari Sunan Drajat, Derajate para Sunan dan Kyai “ Memayu Raharjaning Praja “ yang benar –benar dilakukan dengan perubahan mendasar, dalam memsejahterahkan rakyatnya masih memegang budaya kebersamaan saling membantu sesuai pesan kanjeng Sunan Drajat “ Menehono mangan marang wong kangluwe, menehono paying marang wong kang kudanan , menehono teken marang wong kang wutho, menehono busaono marang wong kang wudho “&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabupaten Lamongan yang kini dikomandani H.Masfuk sebagai Bupati periode ke 2 dan H.Tsalis Fahmi sebagai wakil Bupati melejit bagaikan Sulapan , dengan terobosannya yang menjadi perbincangan Nasional. Yang menonjol selama ini menjadi Ikon Wisata Bahari Lamongan (Lamongan Ocean Tourism Ressort) , &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Lamongan%20dan%20Kecamatannya"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; Integrated Sharebased, Proyek Pelabuhan Rakyat, dan Proyek Lapangan Terbang dan Eksplorasi minyak Balong Wangi Sarirejo,memungkinkan datangnya investasi baik dari dalam negeri maupun investor luar negeri. Dengan tangan dinginnya PKL ditata rapi, Kelancara jalan desa dan pengairan ditata sedemikian rupa, termasuk memberikan Bea siswa bagi siswa dan mahasiswa berprestasi yang ekonominya kurang beruntung, dan nantinya jika telah menyelesaikan studynya bisa kembali dan menyumbangkan pikiran dan kemampuannya demi kemajuan Lamongan. Kegiatan HJL kali ini juga dumeriahkan oleh Dewan Kesenian Lamongan (DKL) parade Teater dan Pameran Senirupa kerja sama dengan STKW Surabaya di gedung Handayani tanggal 26 mei dilanjutkan Sarasehan seni rupa oleh Agus Koecing Surabaya , mengusung Peran dan perkembangan seni rupa jawa timur dan Management berkesenian , 27 mei 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah"&gt;Sejarah&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan"&gt;kecamatan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-6681467478859182388?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/6681467478859182388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/dulu-lamongan-merupakan-pintu-gerbang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/6681467478859182388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/6681467478859182388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/dulu-lamongan-merupakan-pintu-gerbang.html' title='Sejarah Lamongan dan Kecamatan-nya'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Sfmelz8YC-I/AAAAAAAAAe8/iebOAF8-MQw/s72-c/mojopahit_lamongan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-7201857263022772162</id><published>2009-04-25T21:28:00.001-07:00</published><updated>2009-05-06T05:00:46.299-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Maharani Zoo'/><title type='text'>Maharani Zoo</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disamping wisata gua terindah, di gua &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Maharani%20Zoo"&gt;Maharani&lt;/a&gt; juga terdapat kebun binatang. Maharani Zoo dan Goa yang disingkat dengan nama Mazzola ini terletak di depan WBL. Kedua tempat pariwisata tersebut dihubungkan dengan sebuah jembatan penyebrangan agar para wisatawan bisa bermain di kedua tempat tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKg0NhO-aI/AAAAAAAAAYY/OF-JVIZJGIk/s400/Edit04112008771.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKi980JmDI/AAAAAAAAAYg/aYS4f-9HWQw/s400/edit04112008772.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Di depan Mazzola tepatnya di sebelah kanan pintu masuk terdapat beberapa stand oleh-oleh jajanan yang beraneka ragam, mulai dari kripik ikan sampai ikan yang sudah dikeringkan. Di sebelah kirinya terdapat pusat makanan yang juga beraneka ragam.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: justify;"&gt;Harga tiket masuk mazzola Rp. 7500/orang, namun jika anda membeli tiket terusan yang bisa masuk di kedua tempat (WBL dan Mazzola) anda hanya dikenakan biaya masuk sebesar Rp. 35.000/orang (diluar hari libur) dengan rincian Rp. 30.000 untuk masuk WBL dan Rp. 5.000 untuk masuk Mazzola. Namun jika hari libur anda dikenakan biaya Rp. 45.000/orang dengan rincian Rp.40.000 untuk masuk WBL dan Rp. 5.000 untuk masuk Mazzola.&lt;code&gt;&lt;/code&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKotamJZBI/AAAAAAAAAYo/IxZns3WDfm0/s400/edit04112008834.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;&lt;code&gt;&lt;/code&gt;Setelah masuk di dalam Mazzola saya sangat terpesona akan kebersihan di tempat tersebut, hampir tidak ada kebun binatang yang bisa sebersih itu, mungkin itu disebabkan oleh sedikitnya pengunjung yang datang dan banyak kandang yang belum terisi oleh binatang. Di kebun binatang Mazzola terdapat beraneka macam binatang yang memang kebanyakan hanya dapat dilihat di kebun binatang, mulai dari rusa, kangguru, iguana, monyet, harimau, buaya, dan lain sebagainya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKrKPz-YCI/AAAAAAAAAZA/IEbt7iYbWLQ/s400/Edit04112008795.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKstCvxJOI/AAAAAAAAAZI/Z_cYqae0mx8/s400/Edit04112008794.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKv6LkZ-DI/AAAAAAAAAZY/3OCjVN55Z7o/s400/Edit04112008811.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLKAjoqPjI/AAAAAAAAAZg/vF-8HcJ2i0c/s400/Edit04112008812.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLLd6bou2I/AAAAAAAAAZo/YmnqVvdRa-0/s400/Edit04112008829.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;Disini terdapat beberapa hewan albino yang diletakkan mengitari tempat makan agar para anak kecil yang tidak mau makan bisa dirayu oleh orang tuanya agar mereka mau makan.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLXZ-4ISYI/AAAAAAAAAZw/CxTr2poO4uY/s400/Edit04112008797.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLYzWgUg5I/AAAAAAAAAZ4/FwPNXEp3d-k/s400/Edit04112008798.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLZpraYBSI/AAAAAAAAAaA/YO0A0dxJUIw/s400/Edit04112008799.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLavTmL5FI/AAAAAAAAAaI/zLKSICD4Y3s/s400/Edit04112008801.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLbnZe1WNI/AAAAAAAAAaQ/COoKHizyAFU/s400/edit04112008802.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLc3BmxaDI/AAAAAAAAAaY/8w_-6UUR-EM/s400/Edit04112008805.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLdkP1141I/AAAAAAAAAag/25dIOsErYGo/s400/Edit04112008806.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLd-ujVMzI/AAAAAAAAAao/zP8VD1qloRg/s400/Edit04112008809.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Disini terdapat mayat-mayat binatang yang telah dibekukan dan beberapa fosil hewan purba.&lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt; &lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://4.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLejKLrNfI/AAAAAAAAAa4/rLSwno4Rb9o/s400/Edit04112008831.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://2.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLfA-FODwI/AAAAAAAAAbA/o3D72cHR9TI/s400/Edit04112008832.jpg" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;img src="http://1.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRLfgjcmvxI/AAAAAAAAAbI/wrLrS4wANo4/s400/Edit04112008833.jpg" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Yang unik dari tempat ini adalah hampir semua biantang yang ada di Mazzola hanya dibatasi kaca agar pengunjung bisa lebih dekat dengan binatang yang ada.Namun ini juga sangat berbahaya bagi orang tua yang tidak waspada dengan anaknya karena bisa saja kaca tersebut bisa dipecah oleh anak mereka. Contohnya harimau ini yang hanya dibatasi oleh sebuah kaca.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;meta : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gua_Maharani"&gt;maharani&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id/"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/"&gt;kota&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-7201857263022772162?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/7201857263022772162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/maharani-zoo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7201857263022772162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7201857263022772162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/maharani-zoo.html' title='Maharani Zoo'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_nhAvEm1VML8/SRKg0NhO-aI/AAAAAAAAAYY/OF-JVIZJGIk/s72-c/Edit04112008771.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-691423916795274340</id><published>2009-04-21T07:22:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:09:02.955-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wingko Bukan Asli Semarang'/><title type='text'>Wingko Bukan Asli Semarang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3XvqQ3r8I/AAAAAAAAAdE/uclEuBg_XEw/s1600-h/wingko%5B1%5D.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 168px; height: 136px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3XvqQ3r8I/AAAAAAAAAdE/uclEuBg_XEw/s200/wingko%5B1%5D.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327151148048035778" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Wingko atau sering disebut juga &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Wingko%20Bukan%20Asli%20Semarang"&gt;Wingko&lt;/a&gt; babat adalah makanan tradisional khas Indonesia. Wingko adalah sejenis kue yang terbuat dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kelapa" title="Kelapa"&gt;kelapa&lt;/a&gt; dan bahan-bahan lainnya. Wingko sangatlah terkenal di pantai utara pulau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt;. Kue ini sering dijual di stasiun kereta api, stasiun bus atau juga di toko-toko kue. Di pulau Jawa, Wingko juga sering menjadi oleh-oleh untuk keluarga, yang menjadikan kue ini terkenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wingko biasanya berbentuk bundar dan agak keras serta biasa disajikan dalam keadaan hangat dan dipotong kecil-kecil. Wingko dapat dijual dalam bentuk bundar yang besar atau juga berupa kue-kue kecil yang dibungkus kertas. Kombinasi gula dan kelapa menjadikan kue ini nikmat. Harga kue ini dapat bervariasi tergantung tempat menjualnya dan merek wingko ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wingko yang paling terkenal dibuat di &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Babat%20Kota%20Metropolis"&gt;Babat&lt;/a&gt;. Dan banyak dijiplak di Semarang, dengan banyaknya industri kecil. Ini menyebabkan banyak orang yang mengira bahwa wingko juga berasal dari kota ini. Meskipun demikian, wingko babat sebenarnya berasal dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babat" title="Babat"&gt;Babat&lt;/a&gt;. Ini adalah daerah kecil namun daerah yang sangat strategis dalam distribusi bisnis se jawa timur,  di bawah kabupaten &lt;a href="http://lamongan.info/"&gt;lamongan&lt;/a&gt; , &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa_Timur" class="mw-redirect" title="Jawa Timur"&gt;Jawa Timur&lt;/a&gt;. Babat terletak di dekat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bojonegoro" title="Bojonegoro"&gt;Bojonegoro&lt;/a&gt;, Jawa Timur yang terkenal akan kayunya dan karena baru saja ditemukan sumber minyak di daerah ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Wingko%20Bukan%20Asli%20Semarang"&gt;Babat&lt;/a&gt;, yang merupakan kota kecil dibandingkan dengan Semarang, Wingko memiliki peranan penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah ini. Ada banyak perusahaan penghasil wingko yang memperkerjakan banyak orang. Kelapa yang digunakan untuk bahan wingko ini diambil dari daerah-daerah sekitar tempat ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat ini wingko adalah makanan yang terkenal di Babat dan Semarang dengan berbeda merek dan besar yang dijual. Banyak Wingko yang saat ini masih menggunakan nama Tionghoa.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;----------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Perlu diketahui untuk semua : "&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahwa produksi Wingko Babat telah dipatenkan menjadi produk asli dan unggulan daerah Lamongan&lt;/span&gt;." [ &lt;a href="http://www.jatimprov.go.id/index.php?option=com_content&amp;amp;task=view&amp;amp;id=802&amp;amp;Itemid=80"&gt;lihat disini &lt;/a&gt;]&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;meta : &lt;a href="http://dapur-squ.blogspot.com/2006/08/wingko.html"&gt;wingko&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babat,_Lamongan"&gt;babat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="www.semarang.go.id"&gt;semarang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-691423916795274340?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/691423916795274340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/wingko-atau-sering-disebut-juga-wingko.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/691423916795274340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/691423916795274340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/wingko-atau-sering-disebut-juga-wingko.html' title='Wingko Bukan Asli Semarang'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3XvqQ3r8I/AAAAAAAAAdE/uclEuBg_XEw/s72-c/wingko%5B1%5D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-1385204349454278010</id><published>2009-04-21T07:11:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:13:16.228-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Babat Kota Metropolis'/><title type='text'>Babat Kota Metropolis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0); font-weight: bold;font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Kecamatan Babat di proyeksikan menjadi kota metropolis....?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Kedepan, kota &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Babat%20Kota%20Metropolis"&gt;Babat&lt;/a&gt; akan diprioritaskan pembangunannya. Sehingga nantinya Babat dapat menjadi Kota Metropolisnya &lt;a href="http://lamongan.info/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt;. Hal tersebut disampaikan Sekkab Lamongan Fadeli saat melakukan halal bihalal Idul Fitri 1429 H di Pendopo Kecamatan Babat, Selasa (7/10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3V07tl6JI/AAAAAAAAAc8/4P8y2M8sGq8/s1600-h/pasar_modern.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 375px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3V07tl6JI/AAAAAAAAAc8/4P8y2M8sGq8/s400/pasar_modern.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327149039607998610" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Menurut Fadeli, kawasan tengah Kabupaten Lamongan, termasuk diantaranya Kecamatan Babat akan difokuskan pada perkembangan perekonomian melalui pengembangan usaha perdagangan dan jasa. "Saat ini sudah mulai dilakukan pembangunan Pasar Agrobis di eks terminal Babat. Selain itu, nantinya Pasar Babat akan juga ditata agar tidak memperlihatkan kesan kumuh. Dengan adanya pembangunan pasar ini diharapkan proyeksi kedepan agar Babat jadi Kota Metropolisnya Lamongan bisa terwujud, " tutur dia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Untuk rencana pembangunan Pasar &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Babat%20Kota%20Metropolis"&gt;Babat&lt;/a&gt;, lanjut Fadeli, saat ini sudah masuk penjajagan investor yang akan menanamkan modalnya. Menurut Fadeli, setelah proses penjajagan investor ini selesai, tahun depan pembangunan pasar tersebut bisa segera terwujud. "Karena itu saya minta masyarakat untuk menjaga suasana kondusif. Selain itu, Pemkab &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Makna%20Lambang%20Lamongan"&gt;lamongan&lt;/a&gt; akan segera sosialisasikan rencana tersebut pada para pemilik stan di Pasar Babat, " katanya pada acara yang diikuti oleh Camat Babat Sutedjo, Muspika, dan Kepala Desa beserta perangkat desa se Kecamatan Babat tersebut..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Fadeli pada kesempatan tersebut juga menuturkan, investasi di Lamongan pada masa mendatang tidak akan hanya berkutat di wilayah utara saja yang saat ini sudah memiliki Wisata Bahari Lamongan (WBL) dan Lamongan Integrated Shorebase (LIS). Wilayah tengah dan selatan juga akan menjadi lokasi investasi. Seperti di wilayah selatan yang nantinya akan berdiri Rumah Sakit Ngimbang dan sebuah pabrik pengolahan jagung untuk konsumsi ekspor.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Dikonfirmasi terpisah, Kabag Humas dan Protokol Lamongan Aris Wibawa menuturkan, saat ini pembangunan Pasar Agrobis Babat yang saat ini pembangunan tahap II telah mencapai 40 persen dengan anggaran Rp 4, 4 miliar. Dana tersebut Rp 2, 4 miliar diambilkan dari APBN, Rp 350 juta dari APBD I dan Rp 1, 6 miliar dari APBD Lamongan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:Geneva,Arial,Helvetica,sans-serif;" &gt;Pasar ini mulai dibangun pada 2007 lalu dengan anggaran mencapai Rp 2, 3 miliar. Pada pembangunan tahap I tersebut dibangun dua unit gedung dan kantor administrasi, pengurukan pedel, kantor, paving, urukan pasir dan fasilitas lainnya. Pasar Agrobis ini nantinya kan ditempati pedagang barang basah (daging, sayur) eks pedagang pasar babat. Sementara Pasar Babat nantinya hanya diperuntukkan bagi pedagang barang kering seperti tekstil dan elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Babat,_Lamongan"&gt;babat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pasar"&gt;pasar&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://sukawi.blogspot.com/2009/04/semarang-kota-metropolis-semu.html"&gt;kota metropolis&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-1385204349454278010?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/1385204349454278010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/kedepan-kota-babat-akan-diprioritaskan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/1385204349454278010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/1385204349454278010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/kedepan-kota-babat-akan-diprioritaskan.html' title='Babat Kota Metropolis'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3V07tl6JI/AAAAAAAAAc8/4P8y2M8sGq8/s72-c/pasar_modern.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-7793008586653110241</id><published>2009-04-21T06:55:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:21:17.197-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Asal Muasal Soto'/><title type='text'>Asal Muasal Soto</title><content type='html'>Asal usul soto dan penyebarannya memang baru sebatas kemungkinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a style="font-family: verdana;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3QwolG9EI/AAAAAAAAAc0/aeMXHCIy8os/s1600-h/soto+lamongan-ku.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 173px; height: 136px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3QwolG9EI/AAAAAAAAAc0/aeMXHCIy8os/s200/soto+lamongan-ku.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5327143468194526274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Menurut Dennys Lombard (Nusa Jawa: Silang Budaya), jelas ditulis dibuku tersebut asal mula Soto adalah makanan Cina bernama Caudo, pertama kali populer di wilayah Semarang. Dari Caudo lambat laun menjadi &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Asal%20Muasal%20Soto"&gt;Soto&lt;/a&gt;, klop bukan? Orang Makassar menyebutnya Coto, dan orang Pekalongan menyebutnya Tauto.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan yang asalnya juga khas Cina ini telah menjadi bagian dari makanan masyarakat Indonesia. Dengan menyesuaikan olahan bumbu agar pas dengan lidah orang Indonesia, lahirlah kemudian Soto &lt;a href="http://www.lamongan.go.id/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt;, Soto Semarang, Soto Kudus, Soto Madura, Soto Bangkong, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antropolog dari Universitas Gadjah Mada, Dr Lono Simatupang, menurut dia, soto merupakan campuran dari berbagai macam tradisi. Di dalamnya ada pengaruh lokal dan budaya lain. Mi atau soun pada soto, misalnya, berasal dari tradisi China. China-lah yang memiliki teknologi membuat mi dan soun, ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soto juga kemungkinan mendapat pengaruh dari budaya India. Ada beberapa soto yang menggunakan kunyit. Ini seperti kari dari India, ujarnya. Karena soto merupakan campuran dari berbagai tradisi, ungkap Lono, asal usulnya menjadi sulit ditelusuri. Soto itu seperti dangdut yang mendapat pengaruh dari berbagai tradisi. Ya, sudah kita terima saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun orang &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kontrovesi%20%20Dewi%20Sekardadu"&gt;lamongan&lt;/a&gt; lebih bangga, bahwa keberadaan soto diakui nomer satu se indonesia, dan dibawahnya adalah &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Asal%20Muasal%20Soto"&gt;soto&lt;/a&gt; madura. Kenapa....karena banyak disetiap daerah kita jumpai soto lamongan. Dan sebenarnya soto lamongan tetap enak khan....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat....Ini lamongan bung....!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.geocities.com/claudie_lum/sopsoto/soto_ayam.htm"&gt;soto&lt;/a&gt;, &lt;a href="cuek.wordpress.com/2007/09/22/soto-lamongan"&gt;soto lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Coto_Makassar"&gt;coto&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-7793008586653110241?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/7793008586653110241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/asal-usul-soto-dan-penyebarannya-memang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7793008586653110241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7793008586653110241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/asal-usul-soto-dan-penyebarannya-memang.html' title='Asal Muasal Soto'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Se3QwolG9EI/AAAAAAAAAc0/aeMXHCIy8os/s72-c/soto+lamongan-ku.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-8939968057286499048</id><published>2009-04-19T08:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:29:58.503-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kenapa Bernama Maharani..?'/><title type='text'>Kenapa Bernama Maharani..?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SetIxPOQpDI/AAAAAAAAAcc/L_t8Ti8mmJc/s1600-h/maharani6.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SetIxPOQpDI/AAAAAAAAAcc/L_t8Ti8mmJc/s200/maharani6.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326430995032876082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Istana Maharani, demikian goa ini dinamakan oleh Bupati Lamongan R. Mohamad Faried, SH sesuai dengan kecantikan sinarnya dan berdasarkan usulan salah seorang pekerja penemu goa atas mimpi istrinya. Goa Istana Maharani ditemukan oleh 6 penggali tanah coral bahan phosphat dan pupuk dolomit yaitu Sugeng dan kawan - kawan dengan mandor Nyoto pada tanggal 6 Agustus 1992. Luasnya kurang lebih 2. 500 m2 dengan kedalaman 25 m dari permukaan tanah. Nama maharani lahir dari mimpinya istri Nyoto. Malam sebelum ditemukannya goa, dia bermimpi melihat cahaya bunga- bunga yang sangat indah berwarna - warni yang di jaga oleh dua ekor naga raksasa bermahkota. Dua ekor naga tersebut kini divisualkan berbentuk dua patung naga dengan dua burung garuda penjaga pintu masuk goa yang disebut Gerbang Paksi Tatsoko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kenapa%20Bernama%20Maharani..%3F"&gt;Goa&lt;/a&gt; memang terdapat stalaktit - stalagmit yang menyerupai singgasana Maharaja, flora dan fauna,.. yang sangat indah bersinar - sinar seperti mutu manikam intan baiduri. Dari tetesan air bebatuan gamping yang menyerupai karang sejak jutaan tahun yang lalu secara alami endapannya mengkristal membentuk berbagai perwujudan yang sangat mengagumkan. Sungguh merupakan keajaiban dunia tanda Kebesaran Tuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stalaktit dan stalagmit tersebut ada yang disebut Lingga Pratala (menyerupai alat vital laki - laki), Yoni Pratiwi (alat vital perempuan), Cempaka Tirta (bunga kanthil), Karang Raja Kadal (menyerupai dinosaurus), Selo Gajah (menyerupai kepala gajah), bunga Mawar, pohon Beringin dan berbagai bentuk lainnya yang teramat unik dan indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Menurut cerita mimpi setelah semedhi beberapa penduduk, didalam goa ser&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SetKWXj4x_I/AAAAAAAAAcs/VJGSFiwx1Og/s1600-h/SPA_Tamansari.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 197px; height: 131px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SetKWXj4x_I/AAAAAAAAAcs/VJGSFiwx1Og/s200/SPA_Tamansari.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326432732437858290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;ing terlihat puteri cantik seperti Roro Ayu Mantili dari kerajaan fiksi Madangkara diiring dua dayang dan punggawa. Namun melihat struktur dan berbagai bentuk stalaktit dan stalagmit didalam goa ada yang melukiskan seperti Keraton Kiskendo.Memang apabila wisatawan termenung sebentar tentang keajaiban alam yang terpatung karikatural dalam goa, berbagai imajinasi luar biasa akan bermuncuIan sehingga mendorong orang untuk selalu berkunjung kembali ke goa Istana &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kenapa%20Bernama%20Maharani..%3F"&gt;Maharani&lt;/a&gt;.Lokasi wisata ini berhadapan dengan WBL terletak di seberang jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://maharanihotel.com"&gt;maharani&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gua_Maharani"&gt;gua maharani&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-8939968057286499048?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/8939968057286499048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/istana-maharani-demikian-goa-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/8939968057286499048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/8939968057286499048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/istana-maharani-demikian-goa-ini.html' title='Kenapa Bernama Maharani..?'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SetIxPOQpDI/AAAAAAAAAcc/L_t8Ti8mmJc/s72-c/maharani6.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-8985682810855822944</id><published>2009-04-19T08:40:00.000-07:00</published><updated>2009-05-07T06:03:27.292-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Fenomena Waduk Gondang'/><title type='text'>Fenomena Waduk Gondang</title><content type='html'>Waduk &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Fenomena%20Waduk%20Gondang"&gt;gondang&lt;/a&gt; terletak di Desa Gondang Lor dan Desa Deket Agung Kecamatan Sugio, sekitar 19 Km ke arah barat kota Lamongan. Selain fungsi utamanya sebagai tempat irigasi bagi persawahan dan pertambakan masyarakat Lamongan, waduk Godang juga dijadikan sebagai tempat objek wisata.&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img src="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SgLbhD_GEFI/AAAAAAAAAgA/gaYtrDd9x84/s200/waduk+gondang.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5333066269812199506" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Ditempat Wisata yang penuh pepohonan ini, juga dilengkapi dengan sarana bermain anak-anak, bumi perkemahan, kebun binatang mini yang dihuni oleh Rusa, Orang Hutan, Kera, burung Garuda, Merak, Ular dan satwa lainnya. Di &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Fenomena%20Waduk%20Gondang"&gt;waduk Gondang&lt;/a&gt; juga terdapat perahu wisata, sepeda air yang dapat digunakan untuk mengelilingi waduk sambil menikmati keindahan perbukitan dan pepohonan jati, serta sarana pemancingan bagi mereka yang gemar memancing.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tidak jauh dari Waduk Gondang terdapat makam Dewi Sekardadu, putri Adipati Blambangan yang diperistri oleh Kanjeng Maulana Iskak.  Oleh masyarakat Gondang dan sekitarnya, Makam Dewi Sekardadu dikenal sebagai Makam Mbok Rondo Gondang sebagai ibu dari Joko Samudro atau Sunan Giri. Makam yang terletak di tepi jalan sebelah timur Waduk Gondang ini ditemukan pada tahun 1911, kemudian dilakukan pemugaran pada tahun 1917.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://lamongan.go.id/"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Waduk"&gt;waduk&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.blogger.com/id.wikipedia.org/wiki/Waduk_Gondang"&gt;waduk gondang&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://jv.wikipedia.org/wiki/Sugio,_Lamongan"&gt;sugio&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-8985682810855822944?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/8985682810855822944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/waduk-gondang-terletak-di-desa-gondang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/8985682810855822944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/8985682810855822944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/waduk-gondang-terletak-di-desa-gondang.html' title='Fenomena Waduk Gondang'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SgLbhD_GEFI/AAAAAAAAAgA/gaYtrDd9x84/s72-c/waduk+gondang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-125185835834535412</id><published>2009-04-19T08:26:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:42:58.402-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kontrovesi  Dewi Sekardadu'/><title type='text'>Kontrovesi  Dewi Sekardadu</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Dewi Sekardadu itu bukan orang sembarangan. Beliau ibundanya Raden Paku, salah satu wali penyebar agama Islam,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita bermula dari Tanah Blambangan, Banyuwangi, pada masa Prabu MINAK SEMBUYU. Dewi Sekardadu, putri Minak Sembuyu yang cantik jelita, diserang penyakit sangat berat. Segala macam upaya sudah dicoba, tabib-tabib terkenal sudah bekerja, tapi sia-sia. Pada tahun 1362 (versi Pak Durohim), kebetulan Syech MAULANA ISKAK (asal Yaman) tengah menyebarkan Islam di Pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu itu, ujung rezim Majapahit, penduduk tanah Jawa memang belum banyak memeluk Islam. Kebetulan Maulana berada di Blambangan. Raja yang putus asa akhirnya bikin sayembara. Siapa yang bisa menyebuhkan &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kontrovesi%20%20Dewi%20Sekardadu"&gt;Dewi Sekardadu&lt;/a&gt; akan dijadikan mantu kalau masih muda. Kalau sudah tua, jadi kerabat kerajaan. Maulana, sang ustad, ikut sayembara, dan akhirnya sukses menyembuhkan Dewi Sekardadu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syech dari Timur Tengah itu pun menikah dengan DEWI SEKARDADU BINTI MINAK SEMBUYU. "Tapi Raja nggak suka Maulana karena nggak mau jadi Islam. Itu membuat permusuhan di antara mereka. Tegang terus," tutur Pak Durohman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diserang terus oleh Minak Sembuyu membuat Maulana pamit mundur kepada istrinya. Saat itu Dewi sudah hamil tujuh bulan. Kalau lahir laki-laki, pesan Maulana, namakan dia RADEN PAKU. Syech Maulana kemudian meninggalkan Blambangan, pergi berdakwah di tempat lain. "Tahun 1365 Sunan Giri alias Raden Paku lahir,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raja Blambangan murka. Ia khawatir Raden Paku bakal merusak wibawanya. Karena itu, ia memutuskan untuk membuang cucunya ini ke laut. Para prajurit memasukkan si bayi ke dalam peti dan mengapungkannya. Mengetahui anak tercintanya dibuang ke laut, Dewi Sekardadu menceburkan diri ke laut mengejar-ngejar anaknya. Sia-sia. Gelombang terlalu besar, dan apalah kemampuan berenang manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Versi Pertama, mengatakan bahwa &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kontrovesi%20%20Dewi%20Sekardadu"&gt;Dewi Sekardadu&lt;/a&gt; bisa menyelamatkan diri dan bersembunyi ke arah barat dan bersembunyi di daerah hutan. Yang diyakini sebagian orang yakni daerah Gondang. [ Sekarang-Wisata Waduk Gondang ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Waduk yang terletak 19 Km kea rah barat Lamongan. Tepatnya didesa Gondang Lord an Deket Agung Kecamatan Sugio. Untuk menuju lokasi ini selain dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi dapat juga menggunakan angkutan umum dari Lamongan menuju Gondang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Peresmiannya dilakukan oleh Presiden Suharto tahun 1987. waduk ini memiliki luas 6,60 Ha dengan kedalaman sekitar 29 meter. Tidak jauh dari lokasi waduk terdapat makam Dewi Sekardadu, putrid Blambangan istri Kanjeng Maulana Iskak yang juga disebut Mbok Rondo Gondang merupakan ibu Jaka Samudra atau Sunan Giri. Ditemukan tahun 1911 dan dipugar tahun 1917 oleh pemerintah .&lt;/span&gt;(lamongan.go.id)"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Versi Lain&lt;/span&gt;:&lt;br /&gt;Singkat cerita, jasad Dewi Sekardadu dan peti pembawa Raden Paku harus berpisah. Dewi Sekardadu dibawa ke arah Sidoarjo, sementara peti berisi bayi Raden Paku nyasar ke Gresik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebetulan, pada 1365 itu, ada nelayan Balongdowo [Sidoarjo] tengah mencari kerang di perairan Selat Madura. Kaget sekali mereka melihat jasad perempuan cantik yang digotong ramai-ramai oleh ikan keting. Jasad itu terdampar di pantai, dan dikebumikan secara terhormat oleh warga. Tempat itu akhirnya dinamakan KETINGAN alias KEPETINGAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi, Ibu Dewi Sekardadu itu, ya, dikubur di sini. Di tempat kita duduk sekarang," ujar Durohman kepada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;memang sangat banyak sejarah yang masih kabur di bumi nusantara ini. Padahal sejarah adalah pondasi negara untuk menuju suatu peradaban. Dengan ini..mari kita lebih menghargai tentang keberadaan sejarah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="www.kapanlagi.com/h/0000092110.html"&gt;dewi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://hurek.blogspot.com/2007/03/dewi-sekardadu-dan-nyadran-sidoarjo.html?showComment=1238903640000"&gt;sekardadu&lt;/a&gt;, &lt;a href="hurek.blogspot.com/2007/03/dewi-sekardadu-dan-nyadran-sidoarjo.html"&gt;dewi sekardadu&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-125185835834535412?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/125185835834535412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/dewi-sekardadu-itu-bukan-orang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/125185835834535412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/125185835834535412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/dewi-sekardadu-itu-bukan-orang.html' title='Kontrovesi  Dewi Sekardadu'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-397481981252721395</id><published>2009-04-19T08:04:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:48:28.979-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Amrozi dan Lamongan'/><title type='text'>Amrozi dan Lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Ses_6U-xakI/AAAAAAAAAb8/2cqJoBklksM/s1600-h/amrozi.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 147px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Ses_6U-xakI/AAAAAAAAAb8/2cqJoBklksM/s200/amrozi.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326421255592700482" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Amrozi, 39 tahun, adalah warga Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur. Di daerah yang sama, Amrozi lahir pada 6 Juni 1963. Ayahnya, H Nur Hasyim, selama 32 tahun bekerja sebagai sekretaris desa alias carik -jabatan terpandang bagi warga desa. Ibunya, Hj Tariyem, ibu rumah tangga. Ia tumbuh sebagai remaja yang doyan kebut-kebutan, selepas pendidikannya di SMP Korpri Paciran, Lamongan. Saat teman-teman sekolahnya di Madrasah Aliyah Lamongan, hanya bisa pakai sepeda ke sekolah, &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Amrozi%20dan%20Lamongan"&gt;Amrozi&lt;/a&gt; sudah mengendarai motor. Amrozi yang suka memelihara rambut gondrong juga sering cangkruk di warung kopi daripada mengaji di masjid. Karena suka keluyuran itulah, Amrozi drop out dari madrasah aliyah ketika masih kelas dua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesukaan lain Amrozi adalah menembak burung bersama Qomaruddin - pensiunan polisi hutan Dadapan, Kecamatan Solokuro, Lamongan. Walau demikian, kata Qomaruddin, Amrozi adalah sosok yang sopan dan sering menyapa orang. Keahlian Amrozi memperbaiki motor, menuntunnya untuk mengikuti kursus montir di Surabaya dan akhirnya mendirikan bengkel bersama Ali Imron.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajahnya yang ganteng, gaul, dan anak seorang carik, Amrozi banyak dikagumi gadis di desanya. Pada 1985, saat berusia 22 tahun, Amrozi menikah dengan Rochmah, si kembang desa Sugihan, Solokuro. Pasangan ini dikaruniai anak, Mahendra. Tapi, pernikahan itu hanya bertahan satu setengah tahun, lantaran Amrozi tidak pernah memberi nafkah sehari-hari. Rochmah pun meminta cerai kepada &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Amrozi%20dan%20Lamongan"&gt;Amrozi&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama menduda, pada 1990, Amrozi menikah dengan Astuti, gadis asal Desa Pelirangan, Solokuro. Pernikahan ini pun tidak berlangsung lama. Setahun kemudian, ia pergi merantau ke Malaysia. Di sana ia ikut kakaknya, H. Ghofur, di Johor, Malaysia. Tapi, istrinya, Astuti, tak yakin suaminya ke negeri jiran untuk mencari ringgit. Karena ditelantarkan dan tak diberi nafkah, Astuti jgua minta cerai. Pada 1993, mereka resmi bercerai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulang ke Lamongan, 1999, Am -panggilan akrab Amrozi- tampak alim walau gaya pakaiannya tak berubah: mbois. Tapi, kemudian ia mulai jarang bergaul. Saat berada di rumah, waktunya dipergunakan untuk membaca buku-buku agama. Tahun itu juga, Amrozi menikahi Choiriyana Khususiyati asal Kabupaten Madiun, yang ia kenal di Malaysia. Tidak memiliki rumah sendiri, ia dan istrinya tinggal bersama ibu dan bapaknya. Di bangunan yang terbuat dari kayu jati bercat biru muda, berukuran 7 x 10 meterpersegi, itu tidak ada perabotan istimewa. Di sebelah kiri rumah induk, ada bangunan lain berupa bengkel sepeda motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amrozi begitu sadar arti penting komunikasi, sehingga walau tinggal di desa yang cukup terpencil di pesisir pantai utara Pulau Jawa, dirinya memakai selueler. Bahkan, dirinya ahli menyervis seluler dan membuat antenanya. Amrozi juga punya alat komunikasi berupa alat penyeranta (pager). Pesawatnya berwarna putih agak kusam dengan merek Motorola. Pada bagian untuk melihat pesan sudah banyak terdapat goresan. Tapi, rantai pager yang biasanya dicantolkan ke ikat pinggang, tetap ada walau sudah sedikit berkarat. Pihak operator pager adalah Nusapage, dengan nomor operator 13055, di Jalan Jemursari, Surabaya. Nomor pesawat pager Amrozi itu adalah 609358. Tapi, pesawat itu sudah diblokir sejak 31 Agustus 2002. Dengan penyeranta itu, Am bisa mempermudah aktivitasnya sehari-hari. Ketika sedang cangkruk (nongkrong) bersama teman-temannya, atau sedang berjalan-jalan, pager itu sering berbunyi. Karena sering berbunyi, sampai-sampai Am sering dijuluki sebagai orang penting dan sibuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir, Am punya bisnis jual-beli seluler atau handphone. Ia sempat mengajak Ustadz Zakaria, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Islam, Solokuro, untuk menanam saham. Tertarik ajakan Am, ustadz kemudian memberinya uang Rp. 10 juta. Sayangnya, kini Am tak lagi bisa melanjutkan bisnisnya -yang katanya maju- itu. Ia terpaksa mendekam di tahanan, sebagai tersangka aksi peledakan yang menewaskan 186 orang di Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran Amrozi di pemberitaan media saat bertemu dengan Kepala Polri Jenderal Da'i Bachtiar, meruntuhkan gambaran seram yang sempat tertanam di benak orang. Pria jebolan SLTP itu sama sekali tidak terlihat sebagai pembantai 186 orang pada peristiwa bom Bali lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amrozi adalah anak keenam dari delapan bersaudara. Tujuh saudara kandungnya adalah Alimah, Afiah, Khozin, Ja'far Sodik, Ali Gufron, Amin Jabir (almarhum) dan Ali Imron. Selain tujuh saudara kandung, Amrozi memiliki lima saudara tiri, dari pernikahan ayahnya dengan Tarmiah. Kelimanya adalah Tafsir, Tasrifah, Sumiah, Naimah dan Ali Fauzi. Sebenarnya Khozin adalah salah satu sosok terpenting dalam keluarga besar ini. Sebab Khozin-lah yang mewujudkan harapan keluarga ini, mendirikan kembali Pondok Pesantren keluarga, pada 1993. Kabarnya, kakek Amrozi terpandang di masyarakat karena pernah memimpin pondok pesantren besar dan terkenal. Tapi, entah mengapa, pondok pesantren itu bubar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantaran tak satu pun dari anggota keluarga yang berlatar belakang pendidikan pondok pesantren, Khozin kemudian meminta bantuan Ustad Zakaria, alumni Pondok Pesantren Ngruki untuk memimpin dan mengelola. Tentu saja pola pendidikan model Ngruki diterapkan di Al-Islam, Tenggulun. Begitu pun kuliah umum bagi santri diberikan oleh Ustad Abu Bakar Ba'asyir, yang sebagaimana lazimnya masyarakat pedesaan, lantas menjadi sumber panutan dan rujukan bagi para santri dan keluarga santri di Tenggulun. Amrozi, adik Khozin, yang dikenal mbeling (nakal) dan juga bukan lulusan pesantren ini besar di tengah-tengah situasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 13 bersaudara itu, yang aktif di Pondok Pesantren Al-Islam -didirikan pada 1993- adalah Khozin dan Ja'far Sodik (keduanya pendiri), Ali Imron (adik kandung Am, pengajar di Al-Islam)) dan Ali Fauzi (pengajar juga). Amrozi tidak cukup aktif. Gufron yang tinggal cukup lama di Malaysia disebut-sebut juga sering ke pesantren itu sejak datang dari Malaysia, 2001. Tapi, Gufron yang kini juga dicari polisi, tidak lagi menampakkan batang hidungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan lima saudaranya yang aktif terlibat di pesantren, Amrozi tidak memiliki tempat khusus di dalamnya. Seperti dikatakan Zakaria, Amrozi bukan santri, bukan alumnus, bukan pengurus atau pengajar di sini, dan juga bukan lulusan pondok pesantren mana pun. Dalam pandangan ustad lulusan Pondok Pesantren Al Mukmin, Ngruki, Jawa Tengah, 1992 itu, penghayatan Amrozi mengenai Islam, tidak istimewa. Ukurannya sederhana saja, Amrozi tidak pernah hadir shalat berjamaah saat subuh dan isya. Untuk waktu shalat lain, Am pun sering terlambat. Penghayatan Islam yang dinilai tanggung itu pun masih lebih baik dibanding sebelumnya, ketika Amrozi dikenal sebagai pemuda yang mbeling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Pondok Pesantren Al-Islam yang memiliki 150 santri itu, Am sering bertandang untuk shalat berjamaah saat berada di rumah yang jaraknya sekitar 500 meter dari pesantren itu. Sementara itu, di benak para santri yang beberapa kali bertemu dengan Amrozi, sosok pemuda berambut hitam lurus itu adalah sosok pemuda yang keren dan gaul. Jika shalat Dhuhur di pondok, Am mengenakan celana hawai. Di kalangan santri putri, Am juga dikenal karena kegantengannya. Tidak heran, Am sering bergonta-ganti isteri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dilihat dari latar belakang keluarga, keluarga Amrozi termasuk keluarga terpandang di desanya. Ayah Am yang saat ini hanya bisa terbaring lantaran stroke adalah mantan sekretaris desa (carik) puluhan tahun. Kakeknya seorang kiai pemimpin pesantren di desa yang sangat terpandang dengan jumlah santri banyak. Lagi-lagi, entah mengapa kejayaan keluarga besar Am surut tanpa alasan jelas. Satu-satunya harapan, yaitu Ja'far Sodik yang menjadi carik, dalam beberapa tahun pun dilengserkan oleh pembantu bupati Lamongan karena desakan warga desa, 1996. Ja'far Sodik tersandung pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan dipenjara dua bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;Benar atau tidak tentang apa yang terjadi pada Amrozi, dkk. Paling tidak telah membawa nama Lamongan semakin mendunia dan dikenal. Dan sekarang saatnya..hilangkan isu/gosip buruk untuk daerah Lamongan. Sebab Lamongan memiliki ribuan bahkan jutaan orang yang bersiap mengukir prestasi dan mengubah dunia..!! Ini lamongan bung...!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="www.inilah.com/berita/politik/2008/11/09/60730/peristiwa-gaib-matinya-amrozi-cs/"&gt;amrozi&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="id.wikipedia.org/wiki/Takerharjo,_Solokuro,_Lamongan"&gt;solokuro&lt;/a&gt;, &lt;a href="id.wikipedia.org/wiki/Bom_Bali_2002"&gt;bom bali&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-397481981252721395?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/397481981252721395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/amrozi-39-tahun-adalah-warga-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/397481981252721395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/397481981252721395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/amrozi-39-tahun-adalah-warga-desa.html' title='Amrozi dan Lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Ses_6U-xakI/AAAAAAAAAb8/2cqJoBklksM/s72-c/amrozi.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-3915145242373468657</id><published>2009-04-19T06:51:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T07:58:04.318-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wali di Lamongan'/><title type='text'>Wali di Lamongan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Sest4PWMhGI/AAAAAAAAAbo/Ht14NFUv3rY/s1600-h/sunan_drajad.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Sest4PWMhGI/AAAAAAAAAbo/Ht14NFUv3rY/s200/sunan_drajad.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326401428511294562" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;font-size:85%;"  &gt;Sejarah Sembilan Wali / Walisongo&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);font-family:verdana;" &gt;“Walisongo” berarti sembilan orang wali” Mereka adalah Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Giri, Sunan Bonang, Sunan Dradjad (Drajat-&lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);" href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Pahlawan%20Lamongan"&gt;lamongan&lt;/a&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 102, 0);font-family:verdana;" &gt;), Sunan Kalijaga, Sunan Kudus, Sunan Muria, serta Sunan Gunung Jati. Mereka tidak hidup pada saat yang persis bersamaan. Namun satu sama lain mempunyai keterkaitan erat, bila tidak dalam ikatan darah juga dalam hubungan guru-murid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wali yang ada di daerah Lamongan :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Nama kecilnya &lt;strong&gt;Raden Qosim&lt;/strong&gt;. Ia &lt;strong&gt;anak Sunan Ampel&lt;/strong&gt;.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SesubyI_GrI/AAAAAAAAAbw/7X8vXQwyVL4/s1600-h/3179426.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SesubyI_GrI/AAAAAAAAAbw/7X8vXQwyVL4/s200/3179426.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326402039146551986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; Dengan demikian ia bersaudara dengan Sunan Bonang. Diperkirakan Sunan Drajat yang bergelar &lt;strong&gt;Raden Syaifuddin&lt;/strong&gt; ini lahir pada tahun 1470 M&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;  &lt;p&gt;Sunan Drajat mendapat tugas pertama kali dari ayahnya untuk berdakwah ke pesisir Gresik, melalui laut. Ia kemudian terdampar di Dusun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jelog –pesisir Banjarwati atau &lt;a href="http://lamongan.go.id/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; sekarang. Tapi setahun berikutnya Sunan Drajat berpindah 1 kilometer ke selatan dan mendirikan padepokan santri Dalem Duwur, yang kini bernama Desa Drajat, Paciran-Lamongan. &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Dalam pengajaran tauhid dan akidah, Sunan Drajat mengambil cara ayahnya: langsung dan tidak banyak mendekati budaya lokal. Meskipun demikian, cara penyampaiannya mengadaptasi cara berkesenian yang dilakukan Sunan Muria. Terutama seni suluk.&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Maka ia menggubah sejumlah suluk, di antaranya adalah suluk petuah “berilah tongkat pada si buta/beri makan pada yang lapar/beri pakaian pada yang telanjang’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sunan Drajat juga dikenal sebagai seorang bersahaja yang suka menolong. Di pondok pesantrennya, ia banyak memelihara anak-anak yatim-piatu dan fakir miskin.&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;meta : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wali"&gt;wali&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sunan_Kalijaga"&gt;sunan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sunan_Drajat"&gt;sunan drajat&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Walisongo"&gt;wali songo&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-3915145242373468657?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/3915145242373468657/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/sejarah-sembilan-wali-walisongo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/3915145242373468657'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/3915145242373468657'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/sejarah-sembilan-wali-walisongo.html' title='Wali di Lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Sest4PWMhGI/AAAAAAAAAbo/Ht14NFUv3rY/s72-c/sunan_drajad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-9071934665961009385</id><published>2009-04-19T06:30:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T08:16:13.151-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Alamat Hotel dan Makanan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table class="MsoNormalTable" style="border: 1pt outset red; width: 573px; margin-left: 8.2pt; height: 683px;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="3"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 20.02%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="20%"&gt;&lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;NAMA HOTEL&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 39.1%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="39%"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;LOKASI/ TELP&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 22.44%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;STATUS&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 15.9%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;strong&gt;JUMLAH KAMAR&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" width="20%"&gt;   &lt;p&gt;MAHKOTA 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" width="39%"&gt;   &lt;p&gt;JL. SUNAN DRAJAT 8 LAMONGAN&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;TELP. (0322) 321060&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;MELATI 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;34&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" width="20%"&gt;   &lt;p&gt;MAHKOTA 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" width="39%"&gt;   &lt;p&gt;JL. SUNAN DRAJAT 101 LAMONGAN&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;TELP. (0322) 312159&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;MELATI 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;7&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" width="20%"&gt;   &lt;p&gt;LIMA JAYA&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" width="39%"&gt;   &lt;p&gt;JL. RAYA PLAOSAN 20 BABAT-LAMONGAN&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;TELP. (0322) 322640&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;MELATI 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;26&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" width="20%"&gt;   &lt;p&gt;BAHAGIA&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" width="39%"&gt;   &lt;p&gt;JL. A. YANI 67 LAMONGAN&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;MELATI 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;9&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" width="20%"&gt;   &lt;p&gt;WIJAYA&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" width="39%"&gt;   &lt;p&gt;JL. LAMONGREJO 74-76 LAMONGAN&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;MELATI 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;30&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" width="20%"&gt;   &lt;p&gt;BHARATA&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" width="39%"&gt;   &lt;p&gt;JL. LAMONGREJO 45 LAMONGAN&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" width="22%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;MELATI 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" width="15%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;10&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" valign="top" width="20%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;TANJUNG  KODOK RESORT&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" valign="top" width="39%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;Jalan Raya Paciran&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/hotel_wbl1.JPG"&gt;(Klik disini   Untuk  melihat gambar)&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/hotel_wbl2.JPG"&gt;(Klik    disini Untuk melihat  gambar)&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" valign="top" width="22%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" valign="top" width="15%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 20.02%;" valign="top" width="20%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;KABILA HOTEL&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 39.1%;" valign="top" width="39%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://www.lamongan.go.id/admin/photo/Hotel%20Kabila.jpg"&gt;Jalan   Panglima Sudirman No. 1 Kompleks Ruko Permata&lt;/a&gt; &lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 22.44%;" valign="top" width="22%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 15.9%;" valign="top" width="15%"&gt;   &lt;p class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt; &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style=";font-family:Arial;font-size:10;color:black;"   &gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt; &lt;/p&gt;    &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: 1pt outset red; margin-left: 8.2pt;" border="1" cellpadding="0" cellspacing="3"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 21.5%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="21%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;NAMA RUMAH MAKAN&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 47.16%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="47%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;LOKASI&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 14.06%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;JUMLAH KURSI&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; background: yellow none repeat scroll 0% 50%; width: 14.74%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;JENIS HIBURAN&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;KALIOTIK&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Ja. Suprapto 39 Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;65&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran (Prasmanan)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT KITA 1&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya 262 Babat-Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Telp. (0322) 451415&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;75&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT KITA 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya Plaosan 6&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Babat-Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Telp. (0322) 451506&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;68&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;BAKSO TETELAN KHAS SEKARAN&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya Sekaran-Pucuk&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Sekaran-Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;68&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p style="text-align: center;"&gt;(Bakso Sapi)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT LIMAJAYA&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya Plaosan 20&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Babat-Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Telp. (0322) 451593&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;25&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT MEKAR JAYA 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya Paciran Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Telp. (0322) 661353&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;72&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;(Ikan Laut)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT MEKAR JAYA 3&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya No. 17 Paciran Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Telp. (0322) 662268&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;92&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;(Gule, Sate, Ikan Laut)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT RESTU&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya No. 12 Paciran Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;68&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;(Ayam Goreng)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;DEPOT ASIH JAYA 2&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Komplek Lamongan Indah/ Jl. Pb. Sudirman 4A Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Telp. (0322) 322934&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;70&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;(Soto Lamongan)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;SOTO AYAM MANDALA&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Jend. P. Sudirman 61&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;20&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;(Soto,Dll)&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;KEMUNING&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Timur Sunan Drajat Paciran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Lamongan&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;38&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 21.5%;" width="21%"&gt;   &lt;p&gt;PALM KENDIL WESI&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 47.16%;" width="47%"&gt;   &lt;p&gt;Jl. Raya Paciran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Lamongan 662085&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.06%;" width="14%"&gt;   &lt;p style="text-align: center;" align="center"&gt;50&lt;/p&gt;   &lt;/td&gt;   &lt;td style="border: 1pt inset red; padding: 5.25pt; width: 14.74%;" width="14%"&gt;   &lt;p&gt;Jawa Timuran&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;(Ikan Laut)&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-9071934665961009385?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/9071934665961009385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/nama-hotel-lokasi-telp-status-jumlah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/9071934665961009385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/9071934665961009385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/nama-hotel-lokasi-telp-status-jumlah.html' title=''/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-4147607705993699069</id><published>2009-04-19T06:16:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T08:01:36.390-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gajahmada Dari Lamongan..?'/><title type='text'>Gajahmada Dari Lamongan..?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeslHfnCcFI/AAAAAAAAAbY/LlqQl61wIsc/s1600-h/200px-Lukisan_Gajah_Mada.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeslHfnCcFI/AAAAAAAAAbY/LlqQl61wIsc/s200/200px-Lukisan_Gajah_Mada.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326391794970292306" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b style="font-weight: bold;"&gt;Gajah Mada&lt;/b&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; ialah salah satu Patih, kemudian Mahapatih &lt;/span&gt;&lt;a style="font-weight: bold;" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Majapahit" title="Majapahit"&gt;Majapahit&lt;/a&gt; yang mengantarkan Majapahit ke puncak kejayaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tidak diketahui sumber sejarah mengenai kapan dan di mana &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Gajahmada%20Dari%20Lamongan..%3F"&gt;Gajah Mada&lt;/a&gt; lahir. di duga kuat dari daerah di sekitar &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt;, tepatnya Hutan Cancing. kecamatan Ngimbang. Ia memulai karirnya di Majapahit sebagai bekel. Karena berhasil menyelamatkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jayanagara" title="Jayanagara"&gt;Prabu Jayanagara&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1309" title="1309"&gt;1309&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1328" title="1328"&gt;1328&lt;/a&gt;) dan mengatasi Pemberontakan Ra Kuti, ia diangkat sebagai Patih &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kahuripan" class="mw-redirect" title="Kahuripan"&gt;Kahuripan&lt;/a&gt; pada 1319. Dua tahun kemudian ia diangkat sebagai Patih &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kediri" title="Kediri"&gt;Kediri&lt;/a&gt;. ada sedikit dasar tentang kenapa dia dianggap dari daerah Modo - Lamongan. di daerah Cancing Ngimbang banyak ditemukan prasasti - prasasti yang diduga kuat peninggalan Majapahit, dan lagpula daerah ini adalah yang terdekat dengan perbatasan &lt;a href="http://lamongan.go.id/"&gt;Lamongan &lt;/a&gt;- Mojokerto. tepatnya di daerah Mantup, 20 kilometer selatan Lamongan. jadi sangat mungkin bila &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Gajahmada%20Dari%20Lamongan..%3F"&gt;Gajah Mada&lt;/a&gt; berasal dari Lamongan. mengingat kuatnya bukti bukti prasasti yang ada di daerah inibahkan tempatnya juga sangat teratur sebagai tanah perdikan. termasuk beberapa makam kuno prajurit. juga makam kuno yang diduga kuat sebagai makam ibunda Gajah Mada. Nyai Andong Sari.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeslU89IA8I/AAAAAAAAAbg/JGedsxZaDZA/s1600-h/makam_nyiandongsari2006.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 142px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeslU89IA8I/AAAAAAAAAbg/JGedsxZaDZA/s200/makam_nyiandongsari2006.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326392026185860034" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1329, Patih Majapahit yakni Aryo Tadah (Mpu Krewes) ingin mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menunjuk Patih Gajah Mada dari Kediri sebagai penggantinya. Patih Gajah Mada sendiri tak langsung menyetujui. Ia ingin membuat jasa dahulu pada Majapahit dengan menaklukkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Keta" title="Keta"&gt;Keta&lt;/a&gt; dan Sadeng yang saat itu sedang melakukan pemberotakan terhadap Majapahit. Keta &amp;amp; Sadeng pun akhirnya takluk. Patih Gajah Mada kemudian diangkat secara resmi oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tribhuwana_Wijayatunggadewi" title="Tribhuwana Wijayatunggadewi"&gt;Ratu Tribhuwanatunggadewi&lt;/a&gt; sebagai patih di Majapahit (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1334" title="1334"&gt;1334&lt;/a&gt;).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Disebutkan dalam Negarakretagama bahwa sekembalinya Hayam Wuruk dari upacara keagamaan di Simping, ia menjumpai bahwa Gajah Mada telah &lt;i&gt;gering&lt;/i&gt; (sakit). Gajah Mada disebutkan meninggal dunia pada tahun 1286 Saka atau &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1364" title="1364"&gt;1364&lt;/a&gt; Masehi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hayam Wuruk kemudian memilih enam Mahamantri Agung, untuk selanjutnya membantunya dalam menyelenggarakan segala urusan negara.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(dari :&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah_Mada"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah_Mada&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="www.ugm.ac.id"&gt;gajahmada&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="id.wikipedia.org/wiki/Modo,_Lamongan"&gt;modo&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gajah_Mada"&gt;patih gajah mada&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-4147607705993699069?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/4147607705993699069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/gajah-mada-ialah-salah-satu-patih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/4147607705993699069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/4147607705993699069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/gajah-mada-ialah-salah-satu-patih.html' title='Gajahmada Dari Lamongan..?'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeslHfnCcFI/AAAAAAAAAbY/LlqQl61wIsc/s72-c/200px-Lukisan_Gajah_Mada.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-4919149621557384682</id><published>2009-04-19T05:49:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T08:04:31.393-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Hari Jadi lamongan'/><title type='text'>Hari Jadi lamongan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeseQhI8JyI/AAAAAAAAAbM/vm7THHMIfB8/s1600-h/lamongan-kota.blogspot.png"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 166px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeseQhI8JyI/AAAAAAAAAbM/vm7THHMIfB8/s200/lamongan-kota.blogspot.png" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326384253418350370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hari Jadi Kota Lamongan...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Hari jadi kota &lt;a href="http://www.lamongan.go.id/"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; ternyata jatuh pada 10 Dzulhijah tahun 976 Hijriah, Bro! Ternyata bertepatan dengan hari raya Idul Adha, Ya !. Tapi sayangnya warga Lamongan tidak mempertahankan hari jadinya dalam tahun Hijriah. Para panitia pencari hari jadi kota &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Hari%20Jadi%20lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; menelusuri jalannya tarikh Hijriah yang dipadu dengan jalannya tarikh masehi sehingga akhirnya menetapkan bahwa hari jadi kota &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Hari%20Jadi%20lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; adalah tanggal 26 Mei 1569 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya hari jadi kota &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; tersebut diambil dan ditetapkan dari hari dan tanggal diwisudanya Adipati Lamongan yang pertama yaitu Tumenggung Surajaya yang waktu kecilnya benama HADI. Karena mendapatkan pangkat Rangga ia lalu dipanggil Ranggahadi. Ia juga mendapat nama Mbah Lamong yaitu sebutan yang dibeikan rakyat untuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Ranggahadi pandai membina daerah dan mahir menyebarkan agama Islam serta dicintai seluruh rakyatnya, dari asal kata Mbah Lamong inilah akhirnya kawasan ini disebut LAMONGAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://penchenk.blogspot.com/2008/09/sejarah-hari-jadi-lamongan.html"&gt;hari jadi lamongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-4919149621557384682?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/4919149621557384682/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/hari-jadi-kota-lamongan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/4919149621557384682'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/4919149621557384682'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/hari-jadi-kota-lamongan.html' title='Hari Jadi lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SeseQhI8JyI/AAAAAAAAAbM/vm7THHMIfB8/s72-c/lamongan-kota.blogspot.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-2942498627012690410</id><published>2009-04-19T01:15:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T08:13:08.179-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kecamatan Sekaran'/><title type='text'>Kecamatan Sekaran</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;INFORMASI UMUM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kecamatan Sekaran adalah salah satu Kecamatan dari 27 Kecamatan yang berada di Kabupaten &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; dengan jarak Orbitasi + 34 Km dari Ibu kota Lamongan atau 34 Km arah kota &lt;a href="http://www.blogger.com/www.lamongan.go.id"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; (kota terdekat), Kecamatan Sekaran dengan ketinggian + 7 mm diatas permukaan laut dengan batas-batas wilayah :&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;- Sebelah Utara   : Kecamatan Maduran&lt;br /&gt;- Sebelah Timur   : Kecamatan Karanggeneng&lt;br /&gt;- Sebelah Selatan : Kecamatan Pucuk&lt;br /&gt;- Sebelah Barat   : Bengawan Solo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Serd0hSX2UI/AAAAAAAAAbE/nN1zQHFor3o/s1600-h/image-upload-7-749872.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Serd0hSX2UI/AAAAAAAAAbE/nN1zQHFor3o/s400/image-upload-7-749872.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326313403677399362" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;center&gt;Bendungan, Mau masuk ke desa Bulu Kec. Sekaran&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PEMBAGIAN WILAYAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Kecamatan Sekaran terdiri dari 21 Desa, 29 Dusun RW 54 RT 226 dengan komposisi jumlah penduduk Laki-laki 21.248 dan perempuan 23.574, luas wilayah &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kecamatan%20Sekaran"&gt;Kecamatan Sekaran&lt;/a&gt; adalah 4.963,538 Ha dengan tata guna tanah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Tanah sawah      : 3,119,081 Ha&lt;br /&gt;- Tanah Tegal      :   231,246 Ha&lt;br /&gt;- Tanah pekarangan :   493,120 Ha&lt;br /&gt;- Tanah Rawa       :   973,565 Ha&lt;br /&gt;- Tanah lain-lain  :   146,526 Ha&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tingkat kemiringan tanah kurang dari 8 % sehingga kondisi lahan sebagian besar datar dan dataran sawah sedikit daerah genangan air, sedang struktur Tanah Aluvial 100 % HIDROLOGI Kedalaman air tanah rata -rata + 10 M dari permukaan tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;KLIMATOLOGI&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beriklim tropis dengan 2 (dua) musim, musim Kemarau bulan Mei sampai dengan bulan September dan musim hujan pada bulan oktober sampai bulan April, dengan suhu 30 0 C.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;PRODUK UNGGULAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Produksi pertanian meliputi Padi/Gabah 5,6 ton/Ha dengan jenis IR 64 dan Ciherang atau total produksi tiap tahun 20.734,8 ton beras jjenis IR 64 dan Ciherang, dapat dipesan melalui KUD/Paguyuban Penggilingan Padi &lt;i&gt;MITRA USAHA&lt;/i&gt; Desa Sekaran. Kecamatan Sekaran dengan harga 1 (satu) zak isi 25 Kg Rp. 60.000,- ( enam puluh ribu rupiah ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Produksi perikanan meliputi Ikan Bandeng dengan produksi + 1 ton/Ha, dapat dipesan melalui KUD/Kepala Cabang Dinas Perikanan Kelautan dan Peternakan Kecamatan Sekaran dengan harga 1 Kg Ikan Bandeng isi + 7 ekor Rp.6.000,- ( enam ribu rupiah )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Produksi Kacang Hijau dengan hasil produksi 1,3 ton/Ha dengan harga Rp. 3.000,- (tiga ribu rupiah ) / Kg, sedangkan luas panen pertahun 1.200 Ha dengan hasil produksi 1.560 ton/Tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Semangkadengan hasil produksi 15 ton/Ha dengan harga Rp. 750 ( Tujuh Ratus Lima Puluh Rupiah ) / Kg, sedangkan luas panen per tahun 124 Ha dengan jumlah produksi 1.860 ton/ tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.Home Industri dengan produk anyaman Jarang (Wuwu) dengan Produksi perkelempok 900/tahun dapat dipesan langsung ke Desa Kudikan Kecamatan Sekaran dengan harga Rp. 10.000,- (Sepuluh ribu rupiah ) per unit, dan pesan 100 unit dapat bonus gratis 2 unit. Makanan dengan jumlah produk makanan siap saji dan makanan ringan yang bermacam-macam. Kecamatan Sekaran terkenal dengan pecel lele yang sudah dikenal hampir di semua daerah di indonesia. Dan belum lama ini, telah menjadi pembicaraan pecinta kuliner yaitu &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 51, 255); font-style: italic;"&gt;bakso tetelan super khas sekaran&lt;/span&gt; yang tahap demi tahap telah mendapat tempat bagi para pecinta bakso dan menjadi produk unggulan &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Kecamatan%20Sekaran"&gt;kecamatan Sekaran.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DATA LAIN KECAMATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah lembaga di wilayah Kecamatan Sekaran antara lain sebagai berikut :&lt;br /&gt;- Jumlah Sekolah Dasar : 23 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Madrasah Ibtidaiyah (MI) : 25 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah SMPN : 2 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah SMP Swasta : 4 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Madrasah Tsanawiyah (MTs) : 6 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah SMAN : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah SMA Swasta : 4 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah SMK : 2 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Madrasah Aliyah (MA) : 2 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Perguruan Tinggi (STITAF) : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Pondok Pesantren : 3 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Koperasi Unit Desa (KUD) : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah KPRI : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Bank Rakyat Indonesia (BRI) : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah bank Perkreditan Rakyat (BPR) : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Bank Pasar : 1 Unit&lt;br /&gt;- Jumlah Pasar Desa : 8 Unit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan alamat Kantor Kecamatan Sekaran di Jalan raya Bulutengger Nomor 31 Telepon (0322) 311421 Sekaran, dengan layanan dinas mulai hari Senin sampai dengan hari Kamis pukul 07.00 Wib sampai dengan pukul 15.00 Wib, dan hari Jum’at pukul 07.00 Wib sampai pukul 12.00 Wib dilanjutkan pukul 13.00 Wib sampai dengan pukul 14.30 Wib. Hari libur Sabtu, Minggu dan hari libur lain yang ditetapkan secara resmi oleh Pemerintah, adapun personil pejabat Kantor Kecamatan Sekaran sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Jabatan Camat : 1&lt;br /&gt;- Jabatan Sekcam : 1&lt;br /&gt;- Kasi Tramtib : 1&lt;br /&gt;- Kasi Pemerintahan : 1&lt;br /&gt;- Kasi Ekbang : 1&lt;br /&gt;- Kasi Kesos : 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas Layanan kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) dapat dilayani dan diselesaikan ditingkat Kecamatan , bahkan Kecamatan Sekaran dalam pengurusan KTP dan KK melayani wilayah Kecamatan Maduran. Sedangkan layanan Kesehatan dengan jumlah Dokter diantarannya 1 orang Dokter umum, dan 1 Orang Dokter Gigi, dengan fasilitas rawat inap, rawat jalan gigi dengan alamat Puskesmas di Desa Kembangan Kecamatan Sekaran telepon (0322) 311450, disamping itu juga melalui pelayanan Posyandu dan pelayanan Kusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kecamatan"&gt;kecamatan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sekaran,_Lamongan"&gt;sekaran&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-2942498627012690410?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/2942498627012690410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/bendungan-mau-masuk-ke-desa-bulu-kec.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/2942498627012690410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/2942498627012690410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/bendungan-mau-masuk-ke-desa-bulu-kec.html' title='Kecamatan Sekaran'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/Serd0hSX2UI/AAAAAAAAAbE/nN1zQHFor3o/s72-c/image-upload-7-749872.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-5636879369990018985</id><published>2009-04-19T01:02:00.000-07:00</published><updated>2009-05-14T08:09:41.184-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Bupati Lamongan'/><title type='text'>Sejarah Bupati Lamongan</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 0, 0);"&gt;Nama-nama bupati Lamongan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sejak masih berbentuk Kranggan hingga kini menjadi kabupaten, dari              tahun 1543 hingga tahun 2005, &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; sudah dipimpin oleh 41 kepala              daerah. Mulai dari sebutan Rangga, Tumenggung, Adipati hingga Bupati.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Rangga Aboe Amin&lt;/span&gt; merupakan awal sejarah kepemimpinan &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; pada              tahun 1543-1556.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SgwzjsOmk6I/AAAAAAAAAg0/rLD1VvG7_tg/s1600-h/foto_bupati.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 221px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SgwzjsOmk6I/AAAAAAAAAg0/rLD1VvG7_tg/s320/foto_bupati.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335696346788041634" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Rangga Hadi&lt;/span&gt; adalah pemegang tampuk kepemimpinan berikutnya pada tahun              1556-1569.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1569 &lt;a href="http://www.blogger.com/www.lamongan.go.id"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; berganti status menjadi Katuranggan. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tumenggung              Surajaya&lt;/span&gt; diangkat sebagai Adipati Lamongan pertama dengan masa kepemimpinan              tahun1569-1607 dan tanggal 26 Mei 1569 ditetapkan sebagai Hari Jadi              lamongan. Tumenggung Surajaya disebut juga mbah Lamong, dari sinilah              asal nama kota Lamongan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Raden Pandji Adipati Keling&lt;/span&gt; meneruskan kepemimpinan selanjutnya pada              tahun 1607-1640.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hingga tahun 1862, Lamongan dipimpin oleh Raden Pandji antara lain              &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Raden Panji Poespokoesoemo, Raden Panji Soerengrono&lt;/span&gt; dan&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt; Raden Panji              Dewa Kaloran&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tumenggung Todjojo&lt;/span&gt; memimpin Lamongan pada tahun 1682-1690. Selanjutnya              diteruskan oleh &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tumenggung Onggobojo, Tumenggung Kertoadinegoro, Tumenggung              Wongsoredjo, Tumenggung tjitrosono&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tumenggung Djojodirjo.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1761-1776 adalah masa pemerintahan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Adipati Sosronegoro&lt;/span&gt;, dimana              Belanda menancapkan kekuasaannya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Hingga tahun 1824 &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; memiliki dua Tumenggung yaitu T&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;umenggung              Wongsodinegoro&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tumenggung Mangundinegoro&lt;/span&gt;. Pada tahun ini pula              Lamongan masuk ke dalam Karesidenan Gresik.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Adipati Ardjodinegoro&lt;/span&gt; memerintah pada tahun 1824-1856. Dilanjutkan              oleh &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;RT Tjokro Poerbonegoro&lt;/span&gt; tahun 1856-1863 dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;RT Kromo Djojo Adinegoro&lt;/span&gt;              tahun 1863-1866 dan diganti oleh &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;RT Kromo Djojo Adirono&lt;/span&gt; tahun 1866-1885.              Pada tahun 1867 lamongan beralih menjadi bagian Karesidenan Surabaya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1885-1908, &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;R Adipati Djojo Dirono&lt;/span&gt; memerintah. Tampuk kepemimpinan              kembali dipegangnya pada tahun 1908-1937. Karena keberhasilannya membangun              rel kereta api, sekolah dan rumah sakit gelarnya dinaikkan menjadi              Raden Adipati Aryo Djojo Adinegoro.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kepemimpinan selanjutnya dipegang oleh &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Raden Tumenggung Moerid Tjokronegor&lt;/span&gt;o              pada tahun 1937-1942.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah itu pemerintahan Lamongan dijabat oleh bupati-bupati yang              merupakan pejuang kemerdekaan yaitu &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Tjokro Soedirjo, R soekadji, Abdul              Hamid Soerjosapoetro, Waskito, Soepardan, Ali Afandy&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Raden Ismail.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada tahun 1960-1969, masa bupati &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Soeparngadi&lt;/span&gt; memasuki era peralihan              ke orde baru. Bupati ini berupaya menata pemerintahan hingga hingga              tingkat desa. Selanjutnya &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Chasinoe&lt;/span&gt; melanjutkan pemerintahan pada tahun              1969-1979.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada masa pemerintahan bupati &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Sutrisno Sudirjo&lt;/span&gt;, masalah pendidikan              mulai menjadi perhatian yakni pada tahun 1979-1984.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1984-1989 bupati &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Moch. Syafii&lt;/span&gt; memerintah dengan pendekatan              secara keagamaan terhadap warganya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;           &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kepemimpinan selama 10 tahun kemudian diambil alih oleh bupati &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Moch.              Faried&lt;/span&gt; pada tahun 1989-1999 yang cukup terkenal dengan kehumasan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  Tahun 2000-2005 merupakan bupati terakhir yang dipilih              secara langsung. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bupati Masfuk&lt;/span&gt; melakukan pembangunan fisik daerah dengan              memperbaiki jalan, sarana penerangan, pariwisata dan transportasi              serta mengangkat persepakbolaan di Lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bupati"&gt;bupati&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.lamongan.go.id/"&gt;bupati lamongan&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wordpress.com/tag/masfuk/"&gt;masfuk&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-5636879369990018985?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/5636879369990018985/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/nama-nama-bupati-lamongan-sejak-masih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/5636879369990018985'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/5636879369990018985'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/nama-nama-bupati-lamongan-sejak-masih.html' title='Sejarah Bupati Lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SgwzjsOmk6I/AAAAAAAAAg0/rLD1VvG7_tg/s72-c/foto_bupati.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-4127616066339017514</id><published>2009-04-19T00:59:00.001-07:00</published><updated>2009-05-04T03:10:02.043-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Makna Lambang Lamongan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerZ7M0YkBI/AAAAAAAAAak/-_b1emJ7yes/s1600-h/la.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 134px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerZ7M0YkBI/AAAAAAAAAak/-_b1emJ7yes/s200/la.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326309120395481106" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Arti Lambang Kabupaten Lamongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah bentuk segi lima sama sisi dan undak bertingkat lima, Bintang bersudut lima, Sebuah keris, Bukit atau gunung yang tidak bertepi, Ikan lele, Ikan Bandeng, Air beriak di dalam tempayan, Tempayan Batu, Padi dan Kapas, Pita yanga bertuliskan &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan &lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makna Lambang Daerah :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bentuk segilima sama sisi pada lambang Kabupaten Lamongan tersebut dan gambar Undak bertingkat lima melambangkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Dasar Negara Pancasila&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bintang bersudut lima memancarkan sinar kearah penjuru melambangkan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketuhanan Yang Maha Esa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keris yang melambangkan Kewaspadaan dan bahwa kabupaten &lt;a href="http://www.blogger.com/www.lamongan.go.id"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; mempunyai latar belakang sejarah kuno yang panjang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukit atau gunung yang tidak berapi melambangkan Bahwa kabupaten Lamongan memiliki pula daerah pegunungan yang di dalamnya terkandung bahan-bahan yang penting untuk pembangunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan Lele melambangkan Sikap hidup yang ulet tahan menderita, sabar tetapi ulet, bila diganggu ia berani menyerang dengan senjata patilnya yang ampuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikan Bandeng melambangkan Potensi komoditi baru bagi Kabupaten Lamongan yang penuh harapan dimasa depan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air beriak di dalam tempayan melambangkan Bahwa air selalu menjadi masalah di daerah ini, dimusim hujan terlalu banyak air dimusim kemarau kekurangan air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempayan Batu melambangkan Tempat air bersih yang dapat diambil oleh siapapun yang memerlukan dan bahwa Daerah Lamongan memiliki latar belakang sejarah yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padi dan Kapas melambangkan  Kemakmuran rakyat dalam arti kecukupan pangan, sandang dan lain-lainnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-4127616066339017514?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/4127616066339017514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/arti-lambang-kabupaten-lamongan-sebuah_19.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/4127616066339017514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/4127616066339017514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/arti-lambang-kabupaten-lamongan-sebuah_19.html' title=''/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerZ7M0YkBI/AAAAAAAAAak/-_b1emJ7yes/s72-c/la.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-6091682443262067573</id><published>2009-04-19T00:44:00.000-07:00</published><updated>2009-05-04T03:10:53.606-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pahlawan Lamongan'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerXJ3f2YcI/AAAAAAAAAaU/4pkWpmhVpB8/s1600-h/Kadet_suwoko4.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerXJ3f2YcI/AAAAAAAAAaU/4pkWpmhVpB8/s200/Kadet_suwoko4.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326306073835364802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Sejarah singkat Pejuang Kadet Soewoko&lt;/b&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di desa Gumantuk wilayah kec. Sekaran kab. &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; dan saat ini perkembangan wilayah sudah masuk wilayah Kec. Maduran Kab. Lamongan dan   pada hari minggu legi tanggal 09 maret 1949 sekitar jam 17.00 sore telah terjadi pertempuran antara regu Kadet Soewoko yang terdiri dari 7 orang menyerang  1  peleton pasukan belanda yang terdiri 37 orang yang baru selesai mengangkat kendaraan powernya yang terperosok kedalam sungai ditepi sawah, dalam pertempuran ini telah timbul korban-korban dari kedua belah pihak dari regu Kadet Soewoko yang gugur 4 orang sebagai pahlawan bangsa .&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pahlawan bangsa yang berasal dari daerah di kabupaten &lt;a href="http://www.blogger.com/www.lamongan.go.id"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; :&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;1. Kadet Soewoko ( dipatungkan)&lt;br /&gt;2. Sdr.  W i d o d o&lt;br /&gt;3. Sdr.  K a e r i&lt;br /&gt;4. Sdr. L a s i b a n&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;menurut berita, Kadet Soewoko ketika terdesak dan dipaksa menyerahkan diri, tiba-tiba melemparkan granat nanasnya sehingga dia dan rekannya rela berkorban. Dan tentara belanda yang disekitarnya juga tewas.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-6091682443262067573?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/6091682443262067573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/sejarah-singkat-pejuang-kadet-soewoko.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/6091682443262067573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/6091682443262067573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/sejarah-singkat-pejuang-kadet-soewoko.html' title=''/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerXJ3f2YcI/AAAAAAAAAaU/4pkWpmhVpB8/s72-c/Kadet_suwoko4.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-7911727508275386971</id><published>2009-04-19T00:22:00.000-07:00</published><updated>2009-04-19T04:24:24.634-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kilas sejarah'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerSHJHBv3I/AAAAAAAAAaM/FXVdCaDB_V0/s1600-h/Penangkapan_Simpatisan_PKI.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 151px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerSHJHBv3I/AAAAAAAAAaM/FXVdCaDB_V0/s200/Penangkapan_Simpatisan_PKI.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326300529465343858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Dendam Kesumat: Pembantaian Massal di Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur tahun 1965 - 1966&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt; &lt;/h3&gt;    &lt;div&gt;   &lt;p&gt;    &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pembantaian Massal di Desa Sungegeneng, Kecamatan Sekaran, Kabupaten &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt;, Jawa Timur, berbeda dengan peristiwa G 30 S di Jakarta. Pembantaian massal di Desa Sungegeneng serta peristiwa pembantaian massal lainnya lebih terkait dengan dimensi lokalitasnya sendiri. Seperti yang diungkapkan oleh Andersons, bahwa G 30 S merupakan murni konflik internal AD. Oleh karna itu, peristiwa G 30 S dengan pembantaian massal adalah sebuah peristiwa yang berbeda dan tidak dapat disamakan. Melalui sumber lisan ini, penulis mengidentifikasi lebih lanjut tentang &lt;/span&gt;beberapa faktor yang berperan terhadap proses pembantaian massal di Desa Sungegeneneg, kabupaten &lt;a href="www.lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt;. Beberapa faktor tersebut adalah pemilihan kepala desa tahun 1964, konversi tanah (upaya penerapan UUPA tahun 1960), agama, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;serta unsur tidak suka pada masing-masing pihak dalam masyarakat yang seringkali larut dalam proses politik di tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a class="buttonLink" href="http://insi-indonesia.org/index.php?action=article.gendown&amp;amp;idArc=NDk=&amp;amp;title=RGVuZGFtIEtlc3VtYXQgZGkgRGVzYSBTdW5nZWdlbmVuZy5kb2M="&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;      &lt;h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt; &lt;/p&gt;      &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-7911727508275386971?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/7911727508275386971/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/dendam-kesumat-pembantaian-massal-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7911727508275386971'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/7911727508275386971'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/dendam-kesumat-pembantaian-massal-di.html' title=''/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerSHJHBv3I/AAAAAAAAAaM/FXVdCaDB_V0/s72-c/Penangkapan_Simpatisan_PKI.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-9133660654864896768</id><published>2009-04-19T00:18:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T08:15:46.322-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Bahari Lamongan'/><title type='text'>Wisata Bahari lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerRDaOQytI/AAAAAAAAAZ8/w-VKFslSUFI/s1600-h/wbl-blog.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerRDaOQytI/AAAAAAAAAZ8/w-VKFslSUFI/s200/wbl-blog.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326299365827988178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Tanjung Kodok kini telah berubah wajah. Tempat yang dulunya boleh dibilang sepi dikunjungi wisatawan, sekarang telah berubah menjadi salah satu objek wisata andalan Jawa Timur khususnya kabupaten &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt;. Sebuah kawasan wisata tahap awal seluas 17 hektar telah dibangun guna memenuhi kebutuhan sarana hiburan bagi keluarga Jawa Timur maupun dari seluruh wilayah Indonesia. Kawasan wisata itu dikenal dengan nama Wisata Bahari Lamongan atau Jatim (Jawa Timur) Park II, yang merupakan "saudara kandung" dari Jatim Park I yang berlokasi di kota administratif Batu - Malang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wisata Bahari Lamongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Peta fasilitas wisata yang cukup memudahkan pengunjung untuk menuju suatu lokasi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawasan &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Wisata%20Bahari%20Lamongan"&gt;wisata&lt;/a&gt; ini sepintas memiliki konsep tak jauh beda dengan Pantai Ancol - Jakarta. Berbagai sarana hiburan atau permainan tersedia dan bertebaran dilokasi ini. Aneka wisata yang tersedia diantaranya adalah: Banana Boat, Jetski, Permainan Air, Sarang Bajak Laut, Playground, Circuit Go Kart, Bumpers Boat, Planet Kaca, Space Shuttle, Rumah Sakit Hantu, Goa Insectarium, Rumah Kucing, Galeri Kapal &amp;amp; Keong. Sebuah kolam renang yang cukup luas lengkap dengan permainan air tersedia juga disini siap menghibur pengunjung untuk berenang maupun sekedar bermain air. Pasir pantai yang berbutir halus dan berwarna putih kecoklatan juga bisa digunakan untuk berbagai permainan maupun olahraga pantai. Hal yang sangat beda dibandingkan Pantai Ancol - Jakarta adalah warna lautnya yang lebih biru, sungguh enak dipandang dan dinikmati dari tepian pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wisata Bahari Lamongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas kolam renang dengan berbagai permainan air pendukung, tersedia juga di lokasi ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiket masuk saat lebaran 2005 kemarin dibagi dalam dua harga yakni 25.000 dan 40.000 untuk tiap pengunjung. Harga tersebut merupakan tiket terusan untuk menikmati berbagai fasilitas yang ada, tanpa perlu membayar lagi. Bedanya, tiket dengan harga 40.000 telah mencakup semua fasilitas sedangkan yang 25.000 hanya mencakup beberapa objek saja. Dibagian luar, berbagai tempat belanja khas Jawa Timur dalam bentuk souvenir shop juga telah disediakan, termasuk juga pasar ikan, buah dan sayur serta pasar hidangan yang dibuka mulai pukul 09:00 pagi hingga pukul 21:00. Area parkir mobil yang ada cukup luas, siap menampung berbagai jenis kendaraan yang hendak datang berkunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wisata Bahari Lamongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Wahana permainan yang bisa dipakai langsung tanpa dipungut biaya apapun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan hotel berbintang tiga dengan kapasitas 50-60 kamar tengah disiapkan dan hampir selesai dibangun. Disamping itu, sebuah hotel dengan kapasitas 500 pengunjung disiapkan pula sebagai barak penginapan dimana pengunjung bisa menginap lima sampai 15 orang sekaligus dalam satu kamar. Rata-rata pengunjung berasal dari daerah-daerah yang ada di Jawa Timur seperti Tulungagung, Nganjuk, Kediri dan Blitar. Pengunjung yang datang semakin berkembang dengan trend terakhir kunjungan wisatawan domestik berasal dari Jawa Tengah dan Yogyakarta semakin meningkat. Saat libur lebaran 2005, tak sedikit kendaraan dengan plat nomor kendaaran mobil daerah Jawa Barat, (Jakarta, Bandung, Bogor) ikut memenuhi area parkir kawasan ini. Suatu hal yang membuktikan bahwa kawasan wisata ini telah semakin dikenal oleh pengunjung dari berbagai tempat di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wisata Bahari Lamongan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dermaga, tempat dimana pengunjung bisa mencoba berbagai fasilitas rekreasi laut sejenis jet ski, banana boat, bumpers boat dan sebagainya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang lebih 200 meter dari objek &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Wisata%20Bahari%20Lamongan"&gt;Wisata Bahari Lamongan&lt;/a&gt;, terdapat pula objek gua alam yang cukup terkenal di Indonesia, yakni Gua Maharani. Rencananya objek wisata ini kelak akan disatukan dan menjadi bagian dari satu paket wisata bahari. Sebuah jaringan kereta gantung kelak akan menjadi sarana penghubung antar keduanya. Tentunya hal ini akan semakin menambah daya tarik dan keuntungan sendiri bagi pemerintah daerah setempat baik berupa pemasukan dalam bentuk uang, maupun lapangan kerja. Mengingat dari 380 pekerja yang ada 60 persen diantaranya adalah pemuda &lt;a href="http://www.blogger.com/www.lamongan.go.id"&gt;Lamongan &lt;/a&gt;lulusan SLTA dan perguruan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanjung Kodok memang telah berubah, lokasi yang dulunya terkenal sebagai salah satu tempat melihat kemunculan bulan baru (hilal) sebagai penanda awal bulan Syawal - Lebaran Idul Fitri, kini telah bertambah lagi menjadi suatu kawasan yang memiliki berbagai fasilitas wisata. Sebuah tulisan dekat pintu masuk terpampang jelas berisi "Setiap tahun, kami menambah tiga fasilitas wisata baru", nampaknya semakin menunjukkan bahwa objek wisata ini akan terus berkembang. Dan itu berarti karang batu yang meyerupai kodok (dasar penamaan lokasi ini - Tanjung Kodok), tidak lagi sendirian duduk ditepi pantai menghadap lautan lepas, karena tepat dibelakangnya, telah berdiri objek wisata terkemuka di Jawa Timur, Wisata Bahari Lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="www.wisatabaharilamongan.com"&gt;wbl&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://wisata.freehosting.net"&gt;wisata&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Bahari"&gt;bahari&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wisata_Bahari_Lamongan"&gt;wisata bahari lamongan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-9133660654864896768?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/9133660654864896768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/httpwwwbloggercomimgblankgif.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/9133660654864896768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/9133660654864896768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/httpwwwbloggercomimgblankgif.html' title='Wisata Bahari lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerRDaOQytI/AAAAAAAAAZ8/w-VKFslSUFI/s72-c/wbl-blog.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1662042575403633366.post-1424489542411213548</id><published>2009-04-19T00:03:00.000-07:00</published><updated>2009-05-06T08:20:57.344-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='panji laras dan lamongan'/><title type='text'>Panji laras dan lamongan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerNsk7XIsI/AAAAAAAAAZs/siJASDCKJ2M/s1600-h/gkj8.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerNsk7XIsI/AAAAAAAAAZs/siJASDCKJ2M/s200/gkj8.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5326295675029627586" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Sebuah tradisi yang diduga berhubugan dengan sejarah leluhur Lamongan,Panji Laras Liris,masih di ugemi sebagian warga Soto.yakni ,calon pengantin perempuan harus meminang(melamar)calon pengantin laki-laki.&lt;br /&gt;----------------------------------------------------------------------------------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Tradisi ini masih berhubungan dengan sejarah salah satu leluhur Kab. &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/Sejarah%20Bupati%20Lamongan"&gt;Lamongan&lt;/a&gt; yang bernama Mbah Sabilan.Dalam riwayat &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/panji%20laras%20dan%20lamongan"&gt;panji laras liris&lt;/a&gt; di ungkapakan,pada sekitar tahun 1640-1665 Kab.Lamongan dipimpin Bupati ketiga.Yakni, Raden Panji Puspa kusuma dengan gelar Kanjeng Gusti Adipati. Bupati itu mempunyai dua putra yaitu panji laras dan panji liris,sehingga mengakibatkan dua putri dari Adipati Wirasaba(wilayahnya sekitar kertosono nganjuk) yakni Dewi Andanwangi dan Dewi Andansari jatuh hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Adipati Wirasaba didesak oleh ke dua putrinya akhirnya beliau menuruti keinginan putrinya untuk melamar panji laras dan panji liris di Lamongan,yang pada saat itu wirasaba belum memeluk agama islam, sedangkan di Lamongan islam sudah sangat melekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menyikapi hal itu panji laras dan liris meminta hadiah berupa dua genuk dan dua tikar yang terbuat dari batu, sebab genuk mangandung isyarat tempat untuk mengambil air wudhu sedangkan tikar untuk sholat yang mempunyai tujuan agar Dewi Andansari dan Dewi Andanwangi mau masuk islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Adipati wirasaba memenuhi permintaan itu,dan ke dua putrinya membawa langsung benda-benda tersebut dengan naik perahu yang di kawal oleh prajurit.Kedatangan ke dua putri tersebut di sambut langsung oleh panji laras liris di pinggir kali lamongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika akan turun dari perahu kain panjang Dewi Andansari dan Dewi Andawangi terbuka dan kelihatan betisnya.Melihat betis ke dua putri tersebut panji laras maupun &lt;a href="http://lamongan-kota.blogspot.com/search/label/panji%20laras%20dan%20lamongan"&gt;panji liris &lt;/a&gt;tercengang ketakutan karena melihat betis ke dua putri itu berbulu lebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu merupakan suatu penghinaan bagi prajurit Wirasaba,kemudian mereka mengejar panji laras dan panji liris demikian pula prajurit dari lamongan juga harus melindungi kedua pemuda tersebut yang akhirnya terjadi perang Babad.Dalam perang tersebut panji laras dan panji liris tewas,termasuk Pati Mbah Sabilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenazah mbah Sabilan dimakamkan di kelurahan Tumenggungan, &lt;a href="http://www.blogger.com/www.lamongan.go.id"&gt;lamongan&lt;/a&gt; , sedangkan jenazah panji laras dan panji Liris tidak ditemukan yang saat ini nama panji Laras dan panji Liris dan Dewi Andansari serta Dewi Andanwangi menjadi nama jalan di kota lamongan.Jalan tersebut di beri nama jalan Laras-Liris dan jalan Andanwangi serta jalan Andansari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mbah Sabilan maupun panji laras dan panji liris dinilai meninggal dunia ketika sedang berjuang untuk syiar Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;meta : &lt;a href="http://www.pandji.com"&gt;panji&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Candi_Laras"&gt;laras&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://thebatik.net/tag/liris"&gt;liris&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.shvoong.com/books/1866184-sejarah-panji-laras-liris"&gt;panji laras liris&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://elbud.or.id/2008/05/27/mengungkap-tradisi-perempuan-meminang-laki-laki-di-lamongan/"&gt;andanwangi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1662042575403633366-1424489542411213548?l=lamongan-kota.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/feeds/1424489542411213548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/sebuah-tradisi-yang-diduga-berhubugan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/1424489542411213548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1662042575403633366/posts/default/1424489542411213548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lamongan-kota.blogspot.com/2009/04/sebuah-tradisi-yang-diduga-berhubugan.html' title='Panji laras dan lamongan'/><author><name>..........</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SaO-zSzGNSI/AAAAAAAAAQ4/lPzxUgboLWE/S220/sujud2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_MukJoOUALxI/SerNsk7XIsI/AAAAAAAAAZs/siJASDCKJ2M/s72-c/gkj8.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
